Idul Fitri
Rela Terjebak Macet, Wisatawan Ramai ke Bukit Tungguan dan Tugu Rimau Gunung Dempo Pagar Alam
Banyak wisatawan rela macet-macetan demi bisa berkunjung ke objek wisata Bukit Tungguan dan Tugu Rimau di Gunung Dempo di libur Idulfitri 1447 H.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Banyak wisatawan rela macet-macetan demi bisa berkunjung ke objek wisata Bukit Tungguan dan Tugu Rimau di kawasan Gunung Dempo selama libur Idulfitri 1447 H.
- Penyebab macet karena tidak adanya kantong parkir di sepanjnga akses jalan menuju ke lokasi wisata.
- Meski harus menghadapi macet, wisatawan tetap antusias ke objek wisata di kawasan Gunung Dempo karena pemandangan yang indah.
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM -- Wisatawan berbondong-bondong datang ke objek wisata Bukit Tungguan dan Tugu Rimau yang ada di kawasan Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumsel, untuk menikmati masa libur Hari Raya Idulfitri saat ini.
Tak heran, dengan kondisi banyak orang yang datang membuat para wisatawan harus rela macet-macetan untuk bisa masuk ke tempat wisata dengan pemandangan alam menakjubkan tersebut.
Kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju kedua objek wisata favorit tersebut disebabkan tidak adanya kantong-kantong parkir di sepanjang akses jalan menuju ke lokasi.
Kondisi ini diperparah banyaknya kendaraan yang harus parkir di tepi jalan karena tidak adanya rest area atau kantong parkir yang tersedia di sana.
Akibatnya, macet dan penumpukan kendaraan tidak terhindarkan.
Dias (31), wisatawan asal Provinsi Bengkulu, mengatakan bahwa dirinya bersama keluarga rela macet-macetan untuk bisa sampai ke objek wisata Bukit Tungguan.
"Macet, Pak. Untuk bisa sampai di sini kami butuh waktu dua jam. Hal ini disebabkan ada beberapa titik di jalur menuju ke sini macet total akibat adanya penumpukan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat," katanya.
Baca juga: Macet di Wisata Gunung Dempo Pagar Alam Dikeluhkan Warga, Berharap Solusi Parkir
Selain itu, macet yang terjadi disebabkan tidak adanya kantong parkir yang luas di beberapa spot yang menjadi lokasi yang pemandangannya bagus.
"Wisatawan yang ingin menikmati pemandangan Gunung Dempo terpaksa harus parkir di tepi jalan agar bisa berfoto-foto di spot-spot yang dianggap mereka bagus untuk berfoto. Akibatnya, jalan menjadi macet," ujarnya.
Namun, meskipun harus bermacet-macetan, wisatawan tetap mendatangi sejumlah objek wisata di kawasan Gunung Dempo.
Sebab, pemandangan yang disajikan sepadan dengan perjuangan yang harus ditempuh.
"Yang penting, Pak, saat pulang nanti sudah ada foto dengan spot cantik dan indah di Gunung Dempo. Jadi bisa di-unngah di medsos dan menjadi kenangan tersendiri," ungkap Anggi (28), wisatawan asal Kota Palembang.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Selama Periode Lebaran 11-30 Maret 2026, 321.751 Kendaraan Melintasi Tol Kayuagung-Palembang |
|
|---|
| Selama Momen Lebaran Idul Fitri 2026, Bandara SMB II Palembang Layani 193 Ribu Penumpang |
|
|---|
| 5 Contoh Teks Doa Acara Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 2026 yang Berkesan dan Penuh Doa |
|
|---|
| 2 Contoh Kata Sambutan Tuan Rumah Acara Halal Bihalal 2026 dalam Bahasa Sunda, Mengandung Makna |
|
|---|
| KUMPULAN Tema Acara Halal Bihalal 2026 yang Berkesan dan Penuh Makna Sebagai Referensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Rela-Terjebak-Macet-Wisatawan-Ramai-ke-Bukit-Tungguan-dan-Tugu-Rimau-Gunung-Dempo-Pagar-Alam.jpg)