Speedboat Tersedot Pusaran Air di OKI
Breaking News : Speedboat Tersedot Pusaran Air di Pedamaran OKI, Satu Korban Hilang
Sebuah speedboat tersedot pusaran air di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (21/3/2026).
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Sebuah speedboat tersedot pusaran air di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (21/3/2026).
- Pengemudi perahu nelayan (serang) diketahui bernama Iwan (35) hilang ditelan arus dan dua penumpang berhasil selamat dari maut.
- Hingga Minggu (22/3/2026) pagi, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Sebuah speedboat yang sedang mengangkut tiga orang dilaporkan tersedot masuk ke dalam pusaran air di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (21/3/2026).
Sontak pusaran air atau fenomena hole yang menelan speedboat tersebut menghebohkan warga sekitar.
Dilaporkan, seorang pengemudi speedboat (serang) yang diketahui bernama Iwan (35) hilang ditelan arus, sementara dua penumpang lainnya berhasil selamat dari maut.
Hingga Minggu (22/3/2026) pagi, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai yang dikenal memiliki titik-titik arus berbahaya tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa petaka ini bermula saat speedboat yang dikemudikan Iwan berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin, dengan tujuan Kayuagung, OKI.
Di tengah perjalanan, rombongan sempat menepi di sekitar Desa Sukaraja untuk menanyakan arah jalan kepada warga setempat.
Saat itulah, warga sebenarnya sudah memberikan peringatan keras kepada sang pengemudi.
"Warga sudah mengarahkan agar mereka putar balik dan cari jalur lain. Sebab, rute yang mau dilewati itu sangat berbahaya, banyak rintangan dan ada hole (pusaran air)," ujar seorang sumber informasi di lapangan.
Namun sayang, peringatan tersebut tidak digubris. Pengemudi tetap nekat melanjutkan perjalanan menerjang jalur maut tersebut.
Nahas tak dapat ditolak, sekitar pukul 18.30 WIB, saat kondisi mulai gelap, speedboat tersebut kehilangan kendali tepat di titik pusaran air. Kapal kecil itu seketika tersedot masuk ke dalam hole.
Dua orang penumpang yang berada di atas kapal berhasil menyelamatkan diri berkat aksi cepat warga sekitar yang melihat kejadian.
Namun, sang pengemudi tidak seberuntung rekannya, ia hilang terseret arus sungai yang deras.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyebut pihaknya telah menerjunkan tim tidak lama usai menerima laporan pada pukul 21.50 WIB.
"Kami langsung mengerahkan tim menuju lokasi. Saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan warga dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU)," ujar Raymond kepada Tribunsumsel.com.
Ia menegaskan bahwa petugas segera menyisir permukaan air menggunakan perahu karet (LCR) dengan radius pencarian mencapai 5 km⊃2; ke arah utara dari lokasi awal kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Speedboat-Tersedot-Pusaran-Air-di-Pedamaran-OKI-Satu-Korban-Hilang.jpg)