Pengeroyokan di OKU Selatan
Niat Melerai Orang Dikeroyok di Jalan, Pemuda OKU Selatan Justru Diserang Pakai Pedang, Luka Serius
Pemuda berinisial BS (24) mengalami luka berat setelah diserang tiga orang pakai pedang di Simpang Ketuai, Muaradua, OKU Selatan, Jumat (20/3/20
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemuda berinisial BS (24) diserang saat mencoba menghentikan aksi pengeroyokan di Simpang Ketuay, Muaradua.
- Korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan menjalani perawatan di RSUD Muaradua.
- Polres OKU Selatan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tiga pelaku yang belum teridentifikasi.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Pemuda berinisial BS (24) mengalami luka berat setelah diserang tiga orang tak dikenal (OTD) menggunakan senjata tajam jenis pedang di kawasan Simpang Ketuay, Muaradua, OKU Selatan, Jumat (20/3/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi saat korban melintas dari arah Kecipung menuju Pasar Muaradua.
Di tengah perjalanan, ia melihat kerumunan warga yang diduga tengah menyaksikan aksi pengeroyokan. Tanpa ragu, korban mendekat dengan maksud menghentikan kekerasan yang terjadi.
Namun, situasi justru berubah cepat. Upaya melerai tersebut memicu reaksi agresif dari tiga pelaku yang berada di lokasi.
Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam.
Serangan mendadak itu membuat korban tak sempat menghindar. Ia mengalami luka sobek serius di lengan kanan serta luka di bagian perut akibat sabetan senjata tajam.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Muaradua. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, jajaran Polres OKU Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan kejadian tersebut.
Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta menelusuri jejak ketiga pelaku yang hingga kini masih berstatus orang tidak dikenal.
Baca juga: Sopir Ngantuk, Mobil Pemudik Kecelakaan Lalu Terbakar di Cempaka OKU Timur, Terjun ke Parit
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
“Peristiwa ini menjadi prioritas kami. Penyidik Polres OKU Selatan telah bergerak cepat di lapangan untuk mengungkap identitas para pelaku. Kami pastikan upaya pengejaran terus dilakukan hingga para pelaku berhasil ditangkap,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan senjata tajam dalam aksi kekerasan di ruang publik merupakan ancaman nyata terhadap keamanan masyarakat, sehingga penanganannya tidak bisa ditunda.
“Ini bukan sekadar tindak penganiayaan biasa. Ada unsur kekerasan terbuka dengan senjata tajam yang membahayakan keselamatan orang lain. Karena itu, kami berkomitmen menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Nandang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu proses pengungkapan kasus.
Menurutnya, informasi sekecil apa pun dari warga dapat mempercepat penangkapan pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Niat-Melerai-Orang-Dikeroyok-di-Jalan-Pemuda-OKU-Selatan-Justru-Diserang-3-Pria-Pakai-Sajam.jpg)