Idul Fitri

Puluhan Sepeda Motor Dititipkan ke Polsek Indralaya Ogan Ilir, Ditinggal Mudik Pemiliknya

Kapolsek Indralaya, AKP Junardi mengatakan, penitipan kendaraan mulai dibuka sejak Senin (16/3/2026) lalu.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polsek Indralaya
TERIMA PENITIPAN KENDARAAN - Petugas menerima penitipan sepeda motor di Mapolsek Indralaya, Rabu (18/3/2026) petang. Kendaraan dititipkan kebanyakan oleh mahasiswi yang hendak mudik ke kampung halaman 

Ringkasan Berita:
  • Polres Ogan Ilir membuka layanan penitipan sepeda motor bagi warga yang mudik untuk mencegah pencurian.
  • Puluhan motor, mayoritas milik mahasiswi, telah dititipkan di Polsek Indralaya sejak 16 Maret 2026.
  • Layanan ini membuat pemudik lebih tenang, terutama karena sebagian pernah menjadi korban pencurian kendaraan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polres Ogan Ilir beserta Polsek jajaran melayani penitipan kendaraan bermotor roda dua bagi yang hendak mudik.

Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan yang ditinggal pemiliknya.

Seperti dilakukan Polsek Indralaya yang menerima puluhan sepeda motor yang kebanyakan milik mahasiswi.

Kapolsek Indralaya, AKP Junardi mengatakan, penitipan kendaraan mulai dibuka sejak Senin (16/3/2026) lalu.

"Sesuai arahan pimpinan, bagi yang mudik boleh titip motor di kantor polisi," kata Junardi di Mapolsek Indralaya, Kamis (19/3/2026).

Baca juga: Gratis, Polres Lubuklinggau Buka Penitipan Kendaraan Bagi Warga Hendak Mudik, ini Syaratnya

Baca juga: Polres Musi Rawas Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Bagi Pemudik, Ini Syaratnya

Hampir seluruh kendaraan yang dititipkan adalah sepeda motor matic.

Di mana kendaraan satu ini sangat rentan dan mudah diutak-atik oleh pencuri.

Bagi yang menitipkan kendaraan, cukup menunjukkan surat kendaraan kepada polisi.

"Yang menitipkan sepeda motor kepada kami, hampir semuanya mahasiswi yang kuliah di Indralaya. Mereka berasal dari berbagai daerah," ungkap Junardi.

Para mahasiswi tersebut juga curhat kepada polisi.

Mereka trauma karena sebagian dari mereka pernah menjadi korban curanmor.

"Tentunya dengan menitipkan kendaraan di kantor polisi, dijamin keamanannnya. Mudik jadi lebih tenang dan tidak lagi terbayang kenangan jadi korban curanmor di masa lalu," kata Junardi.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved