Berita Pagar Alam

Awal Ramadan 2026, Gadai dan Cicil Emas di Pegadaian Pagar Alam Naik 30 Persen

Memasuki bulan Ramadan, transaksi gadai dan cicil emas di Pegadaian Pagar Alam meningkat signifikan hingga 30 persen.

Tayang: | Diperbarui:
Sripoku.com/Wawan Septiawan
GADAI EMAS -- Suasana di Pegadaian Pagar Alam. Selama Ramadan 2026, transaksi gadai dan cicil emas di Pegadaian Pagar Alam meningkat hingga 30 persen 
Ringkasan Berita:
  • Transaksi gadai dan cicil emas di Pegadaian Pagar Alam melonjak hingga 30 persen sejak awal bulan Ramadan
  • Kepala Unit Pegadaian Pagar Alam, Nanda, mengatakan kenaikan harga emas memicu masyarakat lebih memilih menggadaikan aset untuk solusi keuangan jangka pendek daripada menjualnya
  • Tren ini terjadi karena pergeseran pola pikir masyarakat yang mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dan stabil

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM -- Memasuki bulan Ramadan, transaksi gadai dan cicil emas di Pegadaian Pagar Alam meningkat signifikan hingga 30 persen.

Kondisi ini disebabkan naiknya harga emas dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memilih gadai dibanding menjual aset logam mulia mereka.

Kondisi ini terlihat dari lonjakan aktivitas nasabah yang memanfaatkan layanan gadai emas sebagai solusi keuangan jangka pendek tanpa harus kehilangan aset berharga.

Selain itu, minat masyarakat terhadap cicilan emas juga menunjukkan pertumbuhan, menandakan perubahan pola investasi yang semakin terarah ke logam mulia.

Kepala Unit Pegadaian Pagar Alam, Nanda, mengatakan bahwa peningkatan transaksi sudah mulai terasa sejak awal Ramadan dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.

"Selama bulan Ramadan ini transaksi gadai meningkat sekitar 30 persen dan biasanya akan terus naik sampai menjelang Lebaran," ujarnya.

Dijelaskannya, kenaikan harga emas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat memilih menggadaikan emas dibanding menjualnya.

"Selisih nilai antara menjual dan menggadaikan yang relatif kecil membuat masyarakat lebih memilih mempertahankan aset mereka," katanya.

"Saat ini masyarakat sekarang sudah sadar, lebih baik digadai daripada dijual, karena selisihnya tidak jauh dan emas masih bisa ditebus kapan saja," tambahnya.

Tak hanya gadai, layanan cicil emas juga mengalami peningkatan.

Hal ini menunjukkan adanya pergeseran pola pikir masyarakat yang mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dan stabil.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved