Berita Pemkab OKU Timur

Safari Ramadan di Masjid Agung Sabilul Muttaqin, Bupati Enos Salurkan Ribuan Bantuan

Kehadiran jajaran pemerintah daerah menambah khidmat suasana ibadah di malam Ramadan itu.

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com
SAFARI RAMADAN -- Bupati OKU Timur Lanosin memberikan bantuan sosial saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Agung Sabilul Muttaqin, Selasa (24/2/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab OKU Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada guru ngaji, pondok pesantren, dan kaum dhuafa. 

Ringkasan Berita:
  • Safari Ramadan Pemkab OKU Timur menjadi momentum silaturahmi sekaligus evaluasi pembangunan daerah.
  • Sebanyak 1.950 guru ngaji, 131 pondok pesantren, serta ribuan petugas keagamaan menerima insentif dan bantuan operasional.
  • Pemkab juga menyalurkan 1.000 paket Ramadan untuk dhuafa dan 200 santunan bagi anak yatim piatu.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Suasana religius dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten OKU Timur yang dipusatkan di Masjid Agung Sabilul Muttaqin, Selasa (24/2/2026) malam.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini ditegaskan sebagai momentum evaluasi pembangunan sekaligus peneguhan visi “maju dan lebih mulia”.

Ratusan jamaah memadati masjid kebanggaan masyarakat Martapura tersebut untuk mengikuti salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama Bupati OKU Timur Lanosin dan Wakil Bupati Adi Nugraha Purna Yudha.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah menambah khidmat suasana ibadah di malam Ramadan itu.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap arah pembangunan daerah.

“Makna dari safari ramadan ini selain untuk bersilaturahmi, tentu ini saatnya kita berevaluasi perihal apa yang akan kita lakukan di tahun berikutnya. Evaluasi ini penting karena kita memiliki konsep ‘maju dan lebih mulia’ serta tanggung jawab besar kepada masyarakat,” ujarnya.

Enos juga mengingatkan bahwa kemajuan daerah kerap disertai tantangan dan dampak negatif.

Namun ia optimistis, jika nilai kemuliaan tertanam kuat pada aparatur sipil negara dan masyarakat, maka berbagai hal negatif dapat ditekan.

Baca juga: Pemkab OKU Timur Perketat Perlindungan Lahan Pertanian, PUTR Tegaskan KP2B Tak Boleh Dialihfungsikan

“Ketika kemajuan terwujud, maka akan diiringi hal-hal negatif yang mengikuti. Akan tetapi, kita harus tetap menatap ke depan. Kalau kemuliaan sudah tertanam di hati, maka hal negatif tersebut otomatis akan ditinggalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Timur, Sigit Pramono, melaporkan bahwa Safari Ramadan 2026 menjadi wujud nyata implementasi visi kemuliaan melalui program bantuan sosial yang menyasar kelompok keagamaan dan masyarakat kurang mampu.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab OKU Timur menyalurkan insentif kepada 1.950 guru ngaji se-Kabupaten OKU Timur.

Bantuan operasional juga diberikan kepada 131 pondok pesantren, serta insentif untuk 321 Pengajar Pendidikan Keagamaan Diniyah (PPUKD), 807 penjaga makam, dan 2.279 pengurus jenazah.

"Tak hanya itu, bantuan sosial turut disalurkan kepada masyarakat rentan berupa 1.000 paket Ramadan bagi kaum dhuafa dan 200 paket santunan untuk anak yatim piatu," pungkasnya.

Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah daerah tidak hanya memperkuat nilai spiritual dan silaturahmi, tetapi juga menegaskan komitmen keberpihakan sosial.

Evaluasi pembangunan dan distribusi bantuan menjadi dua pesan utama yang diusung, sebagai upaya memperkuat sinergi menuju OKU Timur yang maju dan lebih mulia.

Baca berita lainnya di google news

 

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved