Harga Sawit Hari ini

Petani Semringah, Harga TBS Sawit di OKI Sumsel Naik, Jadi Di Atas Rp 3.000 Di Tingkat Pabrik

Harga TBS Sawit di OKU meroket menjadi di atas Rp 3.000 perkilogram di tingkat pabrik menjadi penyemangat bagi petani.

|
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
HARGA SAWIT -- Petani yang sudah memanen hasil sawit di Kabupaten OKI. Update terbaru harga sawit di OKI, Selasa (24/2/2026) mengalami kenaikan. 

Ringkasan Berita:
  • Harga TBS Sawit di OKU meroket menjadi i atas Rp 3.000 perkilogram di tingkat pabrik
  • Kenaikan harga di tingkat pabrik membuat harga di tingkat petani juga naik menjadi Rp 2.800 perkilo untuk TBS besar atau buah super dan tandan ukuran sedang Rp 2.500 perkilo
  • Harga tinggi menjadi penyemangat bagi petani di tengah biaya operasional kebun terus menanjak

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Gairah petani kelapa sawit di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel kembali membara seiring dengan meroket harga tandan buah segar (TBS) yang diterima oleh pabrik di atas Rp 3.000 perkilogram.

Kenaikan signifikan ini secara langsung berimbas harga beli di tingkat petani, yang menurut para tengkulak, menjadi level tertinggi beberapa waktu terakhir dan meningkatkan semangat pekebun.

Dikatakan seorang tengkulak sawit di OKI, Rahmat bahwa harga jual ke pabrik yang terbilang tinggi memberinya ruang untuk menawarkan harga yang lebih baik kepada para petani.

"Harga di pabrik sekarang sedang tinggi, terakhir kami menjual di atas Rp 3.300 per kilonya," ujar Rahmat kala dihubungi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post pada Selasa (24/2/2026) sore.

Menurutnya, di awal pekan pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah ini harga TBS untuk pembelian dari petani, harga disesuaikan dengan kualitas buah. 

"Kami beli dari petani dengan harga Rp 2.800 perkilo untuk TBS besar atau buah super. Sedangkan tandan ukuran sedang Rp 2.500 perkilo," ujarnya.

"Harga di bulan puasa ini terbilang tinggi, dan dampaknya langsung terasa, para petani jadi lebih semangat dan rajin merawat kebunnya," jelasnya.

Kabar baik ini disambut baik petani. Sutrisno, seorang petani sawit asal Kecamatan Mesuji mengaku sangat terbantu dengan harga saat ini.

Menurutnya, harga tinggi menjadi penyemangat di tengah biaya operasional kebun terus menanjak.

"Alhamdulillah, semangat kami jelas bangkit lagi melihat harga sekarang. Rasanya lelah merawat kebun selama ini terbayar," ungkap Sutrisno.

Diakui Sutris, harga yang bagus sangat berpengaruh pada kesejahteraan keluarganya dan kemampuan untuk merawat kebun agar tetap produktif

"Dengan harga segini, kami bisa sedikit bernapas lega untuk membeli pupuk yang harganya tidak murah dan memenuhi kebutuhan lainnya. Harapan kami sebagai petani, semoga harga bisa terus stabil harga tinggi," tutupnya.

Harga TBS Sawit Periode II Februari (16–28 Februari 2026) :

Dari tim penetapan harga tandan buah segar (TBS) Sumatera Selatan

Telah disepakati kenaikan harga sawit untuk kelompok umur 10–20 tahun sebesar Rp 9,23 per kilogram atau menjadi Rp 3.586,81/Kg.

Teruntuk sawit usia tanam 3 tahun Rp 3.014, 4 tahun Rp 3.108, 5 tahun Rp 3.241, 6 tahun Rp 3.257, 7 tahun Rp 3.272, usia 8 tahun Rp 3.391 lalu untuk usia 9 tahun Rp 3.460.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved