Berita Prabumulih

Polres Prabumulih Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga dan Stok Selama Ramadan, Tegaskan Sanksi

Polres Prabumulih mengingatkan pedagang dan distributor agar tidak menimbun sembako dan menaikkan harga terutama saat bulan suci Ramadan

Penulis: Edison | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribunsumsel.com/Edison
DILARANG TIMBUN SEMBAKO -- Kasat Intelkam Polres Prabumulih, Iptu Romi Afriyadi SPsi MH saat diwawancarai di ruang kerjanya, pada Kamis (19/2/2026). Terbaru, dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026), Iptu Romi Afritadi menegaskan pihaknya tak segan menindak pedagang dan distributor yang menimbun dan menaikkan harga bahan pangan. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Prabumulih mengingatkan pedagang dan distributor agar tidak menimbun sembako dan menaikkan harga terutama saat bulan suci Ramadan
  • Kasat Intelkam Polres Prabumulih, Iptu Romi Afriyadi menegaskan soal sanksi bagi pedagang maupun distributor yang kedapatan menimbun stok atau menaikkan harga
  • Polisi juga mengimbau masyarakat tak ragu melapor jika mendapati kecurangan di lapangan

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH -- Seluruh pedagang dan distributor di Kota Prabumulih, Sumsel diingatkan untuk tidak menimbun dan menaikkan harga pangan sehingga terjadi kelangkaan serta kepanikan warga selaku pembeli.

Terlebih lagi saat ini bulan suci Ramadan, kebutuhan pokok berupa sembako sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal itu ditegaskan Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIk MSi melalui Kasat Intelkam Polres Prabumulih, Iptu Romi Afriyadi SPsi MH kepada wartawan ketika diwawancarai.

"Kami imbau kepada pedagang dan distributor untuk tidak menimbun sembako karena akan menyebabkan kelangkaan," tegas Romi seraya mengatakan jika ketahuan menimbun akan ditindak tegas.

Baca juga: Berkah Ramadan, Kue Bunda Rayya Ramai Diburu Pelanggan dari Luar Kota Palembang

Selain itu, Kasat Intel juga meminta masyarakat Kota Prabumulih untuk melaporkan jika melihat, mencurigai atau mendapati pedagang maupun distributor menimbun sembako sehingga bisa ditindaklanjuti petugas. 

"Kami imbau masyarakat untuk membantu melaporkan sehingga petugas bisa menindaklanjuti," tuturny.

Lebih lanjut Romi mengaku pihaknya akan selalu memantau kebutuhan dan harga sembako di masyarakat bersama dengan pemerintah Kota Prabumulih.

Bahkan belum lama ini pihaknya melakukan inspeksi mendadak bersama wali kota meninjau pedagang di pasar.

"Kalau saat kami pantau dan beberapa hari terakhir harga sembako di Pasar Prabumulih relatif normal tanpa ada kenaikan signifikan," katanya.

Romi menjelaskan memang terjadi lonjakan diawal puasa untuk beberapa item makanan seperti daging dan telur namun hal itu wajar dan selalu terjadi ketika awal memasuki Ramadan.

"Biasanya terjadi lonjakan itu di awal ramadan dan nanti saat mendekati idul fitri, mungkin disebabkan karena kebutuhan meningkat masyarakat sehingga harga naik namun naiknya tidak signifikan tapi berangsur," tambahnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved