Paus Terdampar di OKI

Apa Penyebab Ikan Paus Terdampar di Perairan Sungai di OKI Berujung Mati ? Ini Kata Pakar

menurut Arinafril ada faktor perubahan lingkungan yaitu perubahan suhu air, polusi, atau perubahan ekosistem

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi/Warga
PAUS TERDAMPAR -- Paus yang terdampar di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dilaporkan, paus tersebut sudah kembali ke lautan, Senin (16/2/2026) pagi. Namun paus itu dikabarkan mati. 

Ringkasan Berita:
  • Pakar Biogeografi dan Toksikologi Lingkungan, Dr.-phil. Ir. Arinafril mengatakan ikan paus yang terdampar di OKI berujung mati karena beberapa alasan kompleks. 
  • Ada faktor perubahan lingkungan yaitu perubahan suhu air, polusi, atau perubahan ekosistem laut bisa memaksa paus masuk ke perairan dangkal atau sungai.
  • Kemungkinan lain disebabkan arus laut kuat bisa membawa paus ke perairan dangkal atau sungai.

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Seekor paus berukuran raksasa yang  seharusnya berada di laut dalam, justru ditemukan tengah terdampar di wilayah pinggiran aliran sungai di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Minggu (15/2/2025) pagi.

Tubuh besar mamalia laut itu terjebak di sungai dangkal.

Hingga menyebabkan nya tidak bisa bergerak dan ditemukan telah mati.

Apa penyebab ikan paus terdampar berujung mati tersebut ?

Pakar Biogeografi dan Toksikologi Lingkungan, Dr.-phil. Ir. Arinafril mengatakan ikan paus tersebut dapat terdampar di sungai karena beberapa alasan kompleks. 

"Kesalahan navigasi yang mana paus menggunakan sistem navigasi alami seperti suara (echolocation) untuk berpindah. Jika ada perubahan arus laut atau sungai, mereka bisa salah arah,"

"Sakit atau cedera, paus yang sakit atau cedera mungkin kesulitan berenang dan akhirnya terbawa arus atau sea wave dan kemudian terdampar di sungai," katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (19/2/2026) pagi.

Bukan hanya itu, menurut Arinafril ada faktor perubahan lingkungan yaitu perubahan suhu air, polusi, atau perubahan ekosistem laut bisa memaksa paus masuk ke perairan dangkal atau sungai.

Baca juga: Sempat Dikira Selamat, Paus Terdampar di Perairan OKI Ditemukan Mati, Bangkainya Sulit Dievakuasi

Bisa jadi juga faktor dari mengikuti mangsa, karena paus bisa mengikuti mangsa seperti ikan ke perairan dangkal atau sungai.

Serta kemungkinan disebabkan arus laut kuat bisa membawa paus ke perairan dangkal atau sungai.

"Dalam kasus paus ditemukan di sungai, mungkin akibat kombinasi beberapa faktor di atas yang menyebabkan mereka terdampar,"
ujar Senior Advisor and Researcher Biodiversity Research Institute.

Menurut pandangannya, bila dilihat dari sisi perubahan lingkungan bisa saja faktor ini yang memaksa paus masuk ke perairan dangkal atau sungai.

"Paus bisa mengikuti perubahan suhu air untuk mencari mangsa atau habitat yang lebih nyaman. Polusi laut seperti limbah padat, cair atau plastik, bisa menyebabkan terkontaminasinya paus, merusak habitat paus, dan memaksa mereka bermigrasi mencari tempat lain,"

"Selain itu, perubahan ekosistem laut bisa mengurangi ketersediaan makanan, memaksa paus mencari sumber makanan di tempat lain," terangnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya Camat Cengal, Gotot Holden menyebut  kondisi ikan paus tersebut telah ditemukan nelayan dalam keadaan mati dan tubuhnya mengambang disungai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved