Berita OKI

2 Hari 3 Malam Tempuh Jalur Air, TNI Kirim Material Jembatan Gantung ke Warga Kuala Dua Belas OKI

Menempuh perjalanan jalur air 2 hari 3 malam, TNI berhasil mengirim bantuan material jembatan gantung di Desa Kuala Dua Belas OKI.

Tayang:
Dokumentasi/Kodim 0402/OKI
SALURKAN BANTUAN -- Kodim 0402/OKI menyalurkan bantuan material pembangunan jembatan gantung ke Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, OKI. Bantuan ini diberikan dengan melalui jalur tempuh selama 3 hari lewat jalur perairan. 
Ringkasan Berita:
  • Menempuh perjalanan jalur air 2 hari 3 malam, TNI berhasil mengirim bantuan material jembatan gantung di Desa Kuala Dua Belas OKI
  • Distribusi logistik menggunakan perahu ponton sebab akses darat menuju desa tersebut sangat terbatas
  • Jembatan ini sudah lama dinanti-nanti untuk permudah akses pendidikan, kesehatan hingga pengangkutan hasil bumi

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Setelah menempuh perjalanan air selama dua hari tiga malam, material pembangunan jembatan gantung akhirnya tiba di Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Distribusi logistik menggunakan perahu ponton ini menjadi babak baru bagi masyarakat setempat sebagai satu-satunya solusi mengingat akses darat menuju desa tersebut hingga kini masih sangat terbatas.

Dikatakan Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono untuk proses pengiriman material ini bukanlah perkara mudah.

Selama perjalanan menyusuri sungai, tim distribusi harus berhadapan dengan kendala alam mulai cuaca tak menentu dan arus sungai cukup deras.

"Material yang diangkut meliputi besi konstruksi utama, kabel sling baja, papan landasan dan berbagai perlengkapan pendukung infrastruktur lainnya," terangnya kepada wartawan pada Minggu (8/2/2026) siang.

Menurutnya, berkat perencanaan matang dan koordinasi yang kuat di lapangan, seluruh material dapat tiba di Desa Kuala Dua Belas kondisi aman dan lengkap.

"Pembangunan jembatan ini wujud nyata dukungan TNI membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di wilayah terpencil mendapat fasilitas yang layak," urainya.

Kedatangan armada ponton membawa material jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Pasalnya, jembatan ini sudah lama dinanti-nanti untuk permudah akses pendidikan, kesehatan hingga pengangkutan hasil bumi.

"Dengan hadir jembatan gantung ini nantinya diharapkan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. Termasuk roda perekonomian desa akan berputar lebih cepat dan tingkat kesejahteraan warga pun ikut meningkat," pungkasnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved