Banjir di OKI

Puluhan Rumah di Desa Margo Bakti OKI Terendam Banjir Dampak Hujan Sepekan Terakhir

Banjir setinggi kurang lebih 60 centimeter atau selutut orang dewasa ini terjadi sejak dua hari terakhir.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/BPBD OKI
BANJIR - Hujan yang mengguyur hampir semalaman membuat puluhan rumah warga di Dusun 02, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir terendam luapan air sungai pada Sabtu (10/1/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan sepekan terakhir menyebabkan sekitar 100 rumah warga di Dusun 02 Desa Margo Bakti, Mesuji, OKI terendam banjir setinggi sekitar 60 sentimeter.
  • Luapan anakan Sungai Mesuji membuat air masuk ke jalan dan rumah warga, meski kini genangan mulai berangsur surut.
  • Warga tetap waspada dan berharap adanya normalisasi sungai agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Hujan yang mengguyur dalam sepekan terakhir membuat puluhan rumah warga di Dusun 02, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir terendam genangan banjir.

Banjir setinggi kurang lebih 60 centimeter atau selutut orang dewasa ini terjadi sejak dua hari terakhir.

"Datangnya luapan air anak sungai Mesuji sejak kemarin, menggenangi jalan dan masuk ke dalam rumah warga," kata Yudistira salah satu warga saat dihubungi, Sabtu (10/1/2026) siang.

Menurutnya, hujan deras yang telah mengguyur selama beberapa hari sampai membuat air anakan sungai Mesuji meluap dan naik ke daratan.

"Hujan deras yang turun terus menerus membuat sungai meluap, karena tidak dapat menampung banyaknya air sungai," tuturnya.

"Sekitar 100 rumah disini merupakan lokasi langganan banjir, karena posisi rumah tepat berada di bantaran anakan sungai Mesuji," imbuhnya.

Meskipun air yang datang cukup cepat. Namun saat ini air berangsur-angsur surut dan aliran sungai sudah terlihat lancar.

"Sekarang airnya sudah mulai surut, kemungkinan tidak lama lagi genangan sudah hilang atau berkurang," ungkapnya

Dengan kerapnya wilayah ini terimbas bencana banjir, maka warga lainnya terus waspada terutama saat masuk musim penghujan seperti sekarang.

"Ya, tentunya kami lebih waspada hadapi musim penghujan seperti sekarang. Semua persiapan dan antisipasi sudah dilakukan," sebutnya.

Terlepas dari adanya gejala alam, alasan lain kerap terjadi banjir lantaran volum penampungan air sungai dinilai kurang dan perlu adanya normalisasi sungai.

"Kami berharap sungai ini dilebarkan dan keruk lebih dalam supaya mengurangi potensi banjir. Sehingga kedepan tidak adalagi bencana banjir," harapnya.

Baca juga: Dampak Banjir, Akses Jalan OKI-OKU Timur Terputus, Warga Diminta Untuk Cari Jalur Alternatif

Baca juga: Banjir Rendam 1.037 Rumah di Semendawai Suku III OKU Timur, Akses Antar Desa Lumpuh

Dikonfirmasi sebelumnya Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Nova Trissuyanto meminta lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca yang masih belum menentu.

"Waspadai potensi luapan air sungai, terutama pada saat pasang maksimum dan usai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi," 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved