Banjir di OKU Timur

Aksi Heroik Babinsa dan Warga Selamatkan Satu Keluarga Terjebak Banjir di Belitang III OKU Timur

Aksi heroik ditunjukkan Sertu Gunarto, Babinsa Koramil 403-04/Belitang mengevakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di OKU Timur

Tayang:
Dokumentasi/Warga
BANTU EVAKUASI -- Derasnya arus banjir tak menghalangi aksi kemanusiaan Babinsa Koramil 403-04/Belitang bersama warga mengevakuasi satu keluarga yang terjebak di Desa Karang Jadi, Belitang III, Kamis (8/1/2026). Terlihat Babinsa dan masyarakat saling berpegangan di tali tambang di tengah arus, bahu-membahu menyelamatkan korban dari kendaraan yang terendam banjir. 
Ringkasan Berita:
  • Babinsa Koramil 403-04/Belitang, Sertu Gunarto, bersama warga mengevakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di Desa Karang Jadi, Kecamatan Belitang III, OKU Timur, Kamis (8/1/2026) pagi.
  • Evakuasi dilakukan di tengah arus banjir yang cukup deras setelah kendaraan korban terjebak genangan akibat luapan air yang menutup akses jalan desa.
  • Berkat sinergi TNI dan masyarakat, seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Aksi heroik ditunjukkan Sertu Gunarto, Babinsa Koramil 403-04/Belitang, Kodim 0403/OKU, saat mengevakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di Desa Karang Jadi, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kamis (8/1/2026) pagi.

Peristiwa dramatis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sebuah kendaraan Isuzu Panther yang melintas di jalan desa mendadak terjebak genangan banjir akibat luapan air yang menutup akses jalan.

Arus air yang cukup deras serta ketinggian banjir yang terus meningkat membuat para penumpang tidak dapat menyelamatkan diri secara mandiri.

Di dalam kendaraan terdapat tiga orang, yakni Hasan (37) selaku pengemudi, serta dua penumpang, Lilis (18) dan Wulan (18).

Kondisi kendaraan yang berada di tengah genangan air dengan arus kuat membuat situasi semakin berbahaya.

Baca juga: 73 Rumah Terendam Banjir di Belitang III OKU Timur, Terparah di Desa Nusa Jaya, Korban Dievakuasi

Mendapat laporan dari warga, Babinsa Desa Karang Jadi, Sertu Gunarto, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Tanpa menunggu bantuan tambahan, ia segera melakukan upaya evakuasi dengan mempertaruhkan keselamatan diri di tengah derasnya arus banjir.

Dalam video evakuasi yang beredar, tampak suasana tegang di lokasi kejadian.

Sertu Gunarto bersama sejumlah warga bahu-membahu mendekati kendaraan yang terjebak, saling berpegangan di tali tambang untuk menjaga keseimbangan di tengah arus air. 

Teriakan koordinasi dan imbauan keselamatan terdengar jelas, sementara warga membantu memegangi korban saat satu per satu dievakuasi dari dalam kendaraan menuju tempat yang lebih aman.

Suasana tegang menyelimuti lokasi banjir saat arus air masih deras menggenangi permukiman warga.

Di tengah genangan setinggi dada orang dewasa, aparat TNI bersama warga setempat bergerak cepat mengevakuasi satu keluarga yang terjebak di dalam rumah.

Dengan penuh kehati-hatian, korban digendong dan dituntun menembus arus banjir, sementara warga sekitar membantu menjaga keseimbangan dan mengamankan jalur evakuasi.

Berkat kesigapan Babinsa dan bantuan masyarakat sekitar, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka serius.

Tangis haru dan rasa lega terlihat saat seluruh anggota keluarga berhasil dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Aksi ini menjadi gambaran nyata solidaritas dan kepedulian di tengah bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Kami segera melakukan evakuasi setelah mendapat laporan dari warga. Alhamdulillah, seluruh korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat,” ujar Sertu Gunarto, Kamis (8/1/2026).

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat posisi kendaraan berada di tengah genangan air dengan arus yang menyulitkan.

Namun, berkat pengalaman, kesiapsiagaan, dan kerja sama dengan warga, evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan lancar.

Banjir yang melanda Desa Karang Jadi merupakan dampak dari curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Belitang III sejak Rabu malam.

Luapan air menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman warga, menghambat aktivitas masyarakat.

Aparat TNI bersama unsur terkait hingga kini terus melakukan pemantauan dan siaga di titik-titik rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan serta memastikan keselamatan warga.

Aksi cepat Babinsa tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran aparat TNI di tengah bencana dinilai memberikan rasa aman sekaligus bantuan nyata bagi warga terdampak.

Hasan (37), pengemudi kendaraan, mengaku panik saat air terus meninggi dan arus semakin deras.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa. Kalau tidak segera dievakuasi, kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Alhamdulillah kami sekeluarga selamat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Lilis dan Wulan. Keduanya mengaku tidak menyangka evakuasi dapat dilakukan dengan cepat di tengah situasi darurat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas keberanian serta kepedulian Babinsa yang telah menolong kami,” pungkasnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved