Berita Ogan Ilir

Wisata Kuliner Unik Ogan Ilir, Kedai Mi Dower dengan View Sabana dan Pinggir Jurang

Pariwisata Ogan Ilir saat ini mulai menggeliat, seiring dengan bertambahnya objek wisata di Bumi Caram Seguguk.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
PINGGIR JURANG - Suasana di kedai mi dower pinggir jurang di Ogan Ilir, pada Minggu (28/12/2025) petang. Selain menyantap makanan, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam berupa sabana yang dibelah jalan tol. 

Ringkasan Berita:
  • Kedai mi dower di Desa Tanjung Seteko, Indralaya, unik karena berdiri di pinggir jurang.
  • Sensasi makan ditemani pemandangan sabana dan tol Indralaya-Prabumulih jadi daya tarik pengunjung.
  • Harga mi Rp12–15 ribu, pengunjung rela datang jauh demi mencoba kuliner ekstrem ini.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Pariwisata Ogan Ilir saat ini mulai menggeliat, seiring dengan bertambahnya objek wisata di Bumi Caram Seguguk.

Selain wisata alam seperti Danau Biru di Indralaya dan Saung Desa di Pemulutan Barat, pilihan wisata kuliner kini makin beragam dan lokasinya pun tak biasa.

Seperti di Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, ada kedai mi yang berdiri di pinggir jurang.

Ya, kedai mi dower ini merupakan salah satu kedai makanan yang didirikan dekat salah satu overpass di Tol Indralaya-Prabumulih.

Bangunan kedai tampak sederhana, terbuat dari kayu.

Namun sensasi menyantap mi dower dengan ditemani pemandangan sabana yang dibelah jalan tol serta hembusan angin sepoi-sepoi, dirasa menyejukkan bagi pengunjung.

Untuk harga mi dower mulai Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi dan bisa pilih level pedas sesuai keinginan.

Pengunjung yang datang mengaku sangat antusias saat mencoba menyantap mi dower di pinggir jurang.

"Makan mi dower level 5 (maksimal) dan pilih tempat duduk yang paling ujung menghadap ke jurang. Benar-benar memacu adrenalin," kata soerang pengunjung bernama Rusdi Yakin, Minggu (28/12/2025).

Rusdi mengaku rela datang dari Plaju, Palembang, hanya untuk menyantap mi dower karena direkomendasikan rekannya.

"Awalnya ke sini karena overpass di Indralaya ini pemandangannya bagus. Terus sekarang banyak kedai makanan yang dibuka, jadi mampirlah ke sini," ujar Rusdi.

Pengunjung lainnya bernama Saraswati mengungkapkan jarang ada wisata di Ogan Ilir yang menggabungkan antara kuliner dan alam.

Padahal bentang alam Ogan Ilir berupa perairan, baik sungai maupun rawa membuatnya punya ciri khas tersendiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved