Berita Ogan Komering Ulu Timur

Wisuda STISIP Bina Marta Martapura, Menyiapkan Pemimpin Muda yang Beretika di Era Teknologi

STISIP Bina Marta Martapura menggelar Wisuda ke-4 dan meluluskan 57 sarjana dari Program Studi Administrasi Publik serta Ilmu Pemerintahan.

Tayang:
Tribunsumsel.com/CHOIRUL RAHMAN
WISUDA STISIP BINA MARTA - Mahasiswa STISIP Bina Marta Martapura tampak khidmat saat wisuda, Sabtu (27/12/2025). Momen sakral ini menjadi simbol keberhasilan menempuh pendidikan tinggi sekaligus awal perjalanan baru di dunia profesional. 

Ringkasan Berita:
  • STISIP Bina Marta Martapura menggelar Wisuda ke-4 dan meluluskan 57 sarjana dari Program Studi Administrasi Publik serta Ilmu Pemerintahan.
  • Pimpinan kampus menekankan pentingnya etika, kepemimpinan inklusif, dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi bagi para lulusan.
  • Pihak kampus menyampaikan komitmen peningkatan mutu pendidikan, termasuk rencana pengembangan STISIP Bina Marta menjadi institut di masa mendatang.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Sebanyak 57 mahasiswa program studi Administrasi Publik dan Ilmu Pemerintahan resmi dikukuhkan sebagai sarjana Strata Satu (S1) dalam Wisuda ke-4 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Bina Marta Martapura.

Momen ini tidak sekadar menjadi penanda akhir masa studi, tetapi juga titik awal perjalanan menuju peran strategis di masyarakat.

Sejak pagi, suasana ruang sidang wisuda STISIP Bina Marta Martapura di Aula Parai Puri Tani terasa khidmat sekaligus hangat. Para wisudawan dan wisudawati tampak rapi mengenakan toga, duduk berbaris rapi sambil menunggu prosesi dimulai.

Di sisi lain, para orang tua tampak menyimpan rasa haru ada yang sesekali tersenyum bangga, ada pula yang tak mampu menyembunyikan mata berkaca-kaca ketika nama anaknya dipanggil ke atas panggung.

Tepuk tangan meriah mengiringi setiap prosesi pemindahan kuncir gordon, menjadi saksi perjalanan panjang yang akhirnya terbayar tuntas.

Memasuki sesi sambutan, ruangan terasa tenang. Setiap kalimat yang disampaikan pimpinan kampus dan yayasan disimak serius oleh para lulusan.

Pesan tentang etika, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi tantangan era teknologi seolah mengendap dalam benak mereka.

Di sudut ruangan, beberapa orang tua tampak mengangguk pelan, seolah ikut berharap anak-anak mereka kelak benar-benar menjadi generasi yang siap memimpin.

Usai prosesi resmi ditutup, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kegembiraan. Para wisudawan bergegas keluar aula, disambut senyum lebar keluarga yang menanti.

Toga yang tadi tampak formal kini berubah menjadi simbol kebanggaan. Sudut-sudut ruangan pun mendadak menjadi lokasi foto.

Ada yang berfoto bersama orang tua, adik, bahkan kerabat dekat. Ada pula yang tertawa lepas bersama teman seangkatan, seolah tak ingin momen kebersamaan ini cepat berlalu.

Tangan-tangan sibuk merapikan toga, memegang buket bunga, hingga menata pose terbaik di depan kamera. Setiap jepretan menyimpan cerita tentang perjuangan, pengorbanan, rasa syukur, dan harapan baru.

Wisuda pun benar-benar berakhir bukan saat acara ditutup, tetapi ketika semua momen kebahagiaan selesai diabadikan.

Ketua STISIP Bina Marta, Tri Susilo, SH, M.Hum, menegaskan bahwa dunia kerja dan kehidupan sosial kini berada dalam pusaran perubahan teknologi yang sangat cepat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved