Berita OKI

Dikabarkan Hilang, Siswi SMP asal OKI Ditemukan di Lampung Bersama Pacarnya, Akhirnya Dinikahkan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengaku menjalin hubungan asmara secara diam diam selama satu tahun.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polsek Pedamaran
HILANG - Kapolsek Pedamaran, AKP Ilham Parlindungan saat menunjukkan korban AS (14) dan Faul Azmi (24) yang telah ditemukan sesuai kabur berdua ke Kabupaten Lampung Timur. Di aula satreskrim Polres Ogan Komering Ilir pada Rabu (17/12/2025) sore. 

Ringkasan Berita:
  • AS (14), siswi SMP asal Pedamaran, OKI yang sempat hilang, ditemukan di Lampung Timur
  • Siswi tersebut kabur untuk menemui kekasihnya dan berniat menikah.
  • Polisi juga mengamankan kekasih AS, Faul Azmi (24), dan kasus diselesaikan secara kekeluargaan dengan rencana pernikahan agama karena korban masih di bawah umur

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – AS (14), siswi kelas IX SMP asal Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan dikabarkan hilang sejak beberapa hari yang lalu.

Sempat menjadi perhatian, AS akhirnya ditemukan.

Bukan menjadi korban kejahatan penculikan, remaja putri tersebut ternyata nekat kabur ke Provinsi Lampung demi mengejar janji pernikahan dari kekasihnya.

Setelah dilakukan pencarian intensif usai laporan orang hilang diterima kepolisian, keberadaannya akhirnya terlacak di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur pada Selasa (16/12/2025).

Kapolsek Pedamaran, AKP Ilham Parlindungan penemuan ini berawal deteksi lokasi pada Selasa pagi.

"Dihari yang sama sekira jam 17.30 WIB tim gabungan yang saya pimpin berhasil menemukan korban yang saat itu sudah diamankan penduduk di rumah pamong desa setempat," ujarnya kepada awak media pada Rabu (17/12/2025) sore.

Tidak lama setelah menemukan korban, polisi berhasil mengamankan Faul Azmi (24) yang merupakan buruh tani yang pernah tinggal di Kecamatan Mesuji Raya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengaku menjalin hubungan asmara secara diam diam selama satu tahun.

Keputusan nekat untuk kabur diambil karena ketakutan hubungan mereka tidak direstui, mengingat usia korban  yang masih di bawah umur.

"Keduanya takut hubungan tidak direstui karena usia korban masih 14 tahun. Karena dijanjikan dinikahi, keduanya sepakat kabur ke wilayah Lampung Timur," terang Kapolsek.

Baca juga: Sosok Sherly, Anak Sulung Almarhum Mpok Alpa Hilang 3 Hari Diduga Kabur Jelang Sidang Ahli Waris

Baca juga: Dikabarkan Perampokan Terjadi di Rumah Politisi PKS di Cilegon, Polisi Sebut Tak Ada Barang Hilang

Meski demikian kasus ini berujung penyelesaian secara kekeluargaan.

Mengingat hubungan keduanya sudah terjalin cukup lama, orang tua dari kedua belah pihak sepakat untuk menikahkan.

“Karena korban masih di bawah umur, kemungkinan pernikahan dilakukan secara agama terlebih dahulu. Nanti setelah cukup umur, baru diresmikan secara hukum negara. Oleh karena itu, terhadap pelaku tidak dilakukan penahanan,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi orang tua korban, DT mengaku lega dan berterima kasih untuk jajaran kepolisian telah menemukan putrinya dalam kondisi selamat.

Terkait masa depan pendidikan anaknya, DT mengaku pasrah.

"Terkait kelanjutan sekolah anak, nanti akan berkoordinasi dengan sekolah. Kalau ternyata tidak bisa lanjut, ya apa boleh buat. Yang terpenting anak saya selamat dan ditemukan," pungkasnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved