Harga Sembako di Sumsel
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai Rawit di Pasar Martapura OKU Timur Capai Rp 75 Ribu/Kg
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit melonjak dari sebelumnya Rp60.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Harga beberapa komoditas di pasar Martapura OKU Timur mengalami kenaikan jelang Nataru
- Harga cabai rawit yakni naik menjadi Rp 75 ribu/ kg
- Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Di pasar Martapura, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang mengalami kenaikan jelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit melonjak dari sebelumnya Rp60.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.
Cabai merah juga naik dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, sementara cabai merah biasa meningkat dari Rp65.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.
Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun.
Berbeda dengan cabai, harga bawang merah justru mengalami penurunan.
Dari sebelumnya Rp48.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp40.000 per kilogram.
Meski demikian, fluktuasi harga tetap dirasakan pedagang dan pembeli karena pergerakannya yang cepat dalam waktu singkat.
Salah seorang pedagang bawang di Pasar Martapura, Sukardi (50), mengatakan turunnya harga bawang merah dipengaruhi oleh pasokan yang relatif lancar dari daerah penghasil dalam beberapa hari terakhir.
“Kalau bawang ini memang tergantung pasokan dari luar daerah. Beberapa hari terakhir masuknya lumayan banyak, jadi harga bisa turun. Pedagang juga tidak berani ambil untung terlalu tinggi karena takut tidak laku,” ujar Sukardi saat ditemui di lapaknya, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, harga bawang merah sempat bertahan di kisaran Rp48.000 per kilogram, namun perlahan turun seiring banyaknya pasokan yang masuk ke pasar.
“Sekarang di kisaran Rp40.000 per kilo. Pembeli lumayan senang karena bisa sedikit menghemat. Tapi kami sebagai pedagang tetap waspada, karena kalau pasokan tiba-tiba berkurang menjelang Natal, harga bisa naik lagi dengan cepat,” jelasnya.
Namun kondisi berbeda terjadi pada komoditas cabai. Nurhayati (45), pedagang cabai di Pasar Martapura, menyebut harga cabai mulai merangkak naik karena pasokan dari petani tidak sebanding dengan lonjakan permintaan masyarakat.
“Kalau cabai ini sangat sensitif. Begitu mendekati Natal dan Tahun Baru, permintaan langsung naik. Ibu-ibu biasanya belanja lebih banyak, sementara barang dari petani tidak selalu rutin masuk,” kata Nurhayati.
| Daftar Harga Sembako di Pasar Kayuagung 8 Juni 2026, Tepung Terigu Naik Tajam Jadi Rp 14.000/ Kilo |
|
|---|
| Update Harga Sembako di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Telur Ayam Anjlok Tapi Beras Kompak Naik |
|
|---|
| Update Harga Sembako di Pasar 7 Ulu Palembang 1 Juni 2026, Daging Ayam Naik Jadi Rp 35 Ribu/ Kilo |
|
|---|
| Harga Cabai dan Bawang Merah di PALI Naik Jelang Idul Adha, Cabai Kini Tembus Rp 70 Ribu/ Kg |
|
|---|
| Harga Cabai di Empat Lawang 11 Mei 2026 Alami Kenaikan, Cabai Merah Keriting Rp 50 Ribu/ Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pedagang-melayani-pembeli-cabai.jpg)