Ayah Pratama Arhan Meninggal

Duka Pratama Arhan usai Sang Ayah Meninggal Dunia di Blora, Ucapkan Terima Kasih dan Minta Maaf

Pemain sepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya muncul setelah sang ayah meninggal dunia.

Tayang:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/Tribun Banyumas/Instagram @ariefrohman838
DUKA PRATAMA ARHAN - Bupati Blora Arief Rohman saat melayat ke rumah duka Pratama Arhan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Minggu (7/12/2025) malam. Arhan tiba di Blora kini ia menyampaikan permintaan maaf dan terimakasih kepada yang mendoakan sang ayah. 
Ringkasan Berita:
  • Pratama Arhan muncul ucapkan terima kasih usai sang ayah meninggal dunia.
  • Ayah Pratama Arhan meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025) pagi.
  • Sutrisno idap komplikasi sejak beberapa tahun.

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemain sepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya muncul setelah sang ayah meninggal dunia.

Seperti diketahui, ayah Pratama Arhan, Sutrisno meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025) pagi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Pratama Arhan saat ini sudah tiba di kampung halangannya setelah sang ayah dimakamkan.

Kini lewat Instagram miliknya, Pratama Arhan menyampaikan terimakasih yang mendoakan ayahnya.

"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan segala kerendahan hati, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga, sahabat, dan orang-orang yang sudah memberikan doa dan perhatian atas berpulangnya ayahanda kami tercinta Alm. Sutrisno Bin Raji," tulis Pratama Arhan dalam keterangan Instagram Story-nya dikutip Kompas.com, Senin (8/12/2025). 

Pemain sepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya
PRATAMA ARHAN - Pemain sepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya muncul setelah sang ayah meninggal dunia.

Ia juga memohon maaf apabila dirinya dan keluarga belum dapat membalas satu per satu pesan yang masuk.

“Mohon maaf apabila belum bisa membalas pesan satu per satu. Semoga doa yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” lanjutnya.

Arhan menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih dari lubuk hati terdalam atas dukungan yang mereka terima di masa berkabung ini.

"Terima kasih dari lubuk hati kami yang terdalam," tutur Arhan.

Baca juga: Penyebab Ayah Pratama Arhan Meninggal Diungkap Kakak Kandung, Idap Komplikasi Sudah Beberapa Tahun

Sebelumnya, kabar Pratama Arhan tiba di Blora diunggah akun Instagram resmi Bupati Blora Arief Rohman, @ariefrohman838, Senin (8/12/2025).

Bupati Arief yang datang untuk bertakziah, Minggu malam, terlihat ditemani Arhan dan sang kakak, Dimas Roni Saputra.

Dalam foto yang dibagikan Arief, wajah Pratama Arhan tampak sedih dengan mata sembab.

"Tadi malam, takziah ke rumah duka di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo," tulis Bupati Arief dalam akun resmi Instagramnya.

"Innalillahiwainnailaihirojiun ... Turut berdukacita Mas Pratama Arhan dan Mas Dimas Roni S, atas meninggalnya ayahanda, Bapak Sutrisno, semoga almarhum Husnul Khatimah, aamiin," tulis Bupati Arief.

Bupati Arief juga turut mendoakan agar keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Semoga, ibu Surati, Mas Dimas, dan Mas Arhan, sekeluarga besar senantiasa diberikan kesehatan, kesabaran, keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini."

"Insyaallah, almarhum Bapak masuk surga, beliau orang baik. Aamiin Al Fatihah," tulisnya.

Penyebab Ayah Arhan Meninggal

Kakak kandung Pratama Arhan, Dimas Roni Saputra mengatakan, ayahnya meninggal dunia setelah menderita sakit yang diidap selama beberapa tahun. 

"Meninggal jam 6 pagi, sakit sudah lama, sakitnya komplikasi, meninggal di rumah sakit," kata Dimas saat menemui pelayat di rumah duka, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu sore, dikutip Kompas.com

Menurut Dimas, Sutrisno juga sudah dirawat di rumah sakit selama beberapa hari sebelum meninggal dunia.

Idap Jantung dan Paru-paru

Sutrisno sempat dikabarkan mengalami sakit jantung dan paru-paru.

Hal ini diungkap tetangga Pratama Arhan di kampung.

"Bapaknya soalnya sedang sakit, dia pernah sakit jantung atau paru-paru," kata tetangga rumah orang tua Pratama Arhan, Warti dikutip dari program Insert Investigasi, Minggu (7/9/2025).

Bahkan, mantan mertua Azizah Salsha itu sempat dikabarkan ambruk terjatuh hingga dilarikan ke rumah sakit.

Sebelumnya, kabar meninggalnya ayah Pratama Arhan itu juga disampaikan oleh sahabatnya, Asnawi Mangkualam bahar melalui Instastorynya.

Asnawi memposting unggahan Pratama Arhan dengan kedua orang tuanya mengabarkan

Sutrisno, ayah sahabatnya itu telah meninggal dunia.

Dalam ucapan belasungkawa itu, Asnawi berharap agar Arhan kuat dan tabah atas kepergian ayahnya.

"Inna Lillahi Wa Inna Ilayhi Raji'un

Turut berduka cita Ho, yang kuat semoga amal ibadah bapak diterima Allah SWT," tulis Asnawi Mangkualam.

Sosok Sutrisno

Sutrisno selama ini dikenal sebagai figur penting di balik perjalanan karier sang pemain yang berasal dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Meski bukan berasal dari keluarga pesepak bola, Sutrisno dikenal sebagai pribadi sederhana yang selalu mendorong mimpi anaknya.

Ia bekerja sebagai petani dan kerap melakukan pekerjaan serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Keterbatasan ekonomi yang dihadapi tak pernah menjadi penghalang baginya untuk memberikan dukungan penuh terhadap cita-cita Arhan.

Sejak usia dini, Arhan tumbuh dengan semangat besar berkat dukungan kedua orang tuanya, termasuk sang ibu, Mak Ti.

Tak hanya Arhan, kakaknya, Dimas Roni, juga mendapat dorongan untuk menekuni dunia sepak bola.

Lingkungan keluarga yang suportif inilah yang membentuk mental kuat Arhan hingga akhirnya menembus level profesional.

Di balik sorotan kamera, Sutrisno kerap mencuri perhatian publik lewat kesederhanaannya.

Dalam beberapa foto yang beredar di media sosial, ia tampak berswafoto bersama Arhan dengan penampilan yang tetap apa adanya.

Baik saat berada di Indonesia maupun ketika menemani sang putra ke Jepang.

Kesederhanaan Sutrisno menjadi potret nyata bahwa perubahan status sang anak tidak mengubah jati diri seorang ayah.

Sosoknya selalu dikenang sebagai orang tua yang setia berada di belakang layar, menopang langkah anaknya tanpa banyak sorotan.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved