Lirik Lagu

Lirik Lagu Palembang Darussalam, Senandung Identitas Daerah yang Kaya Hasil Bumi dan Adat Budaya

Palembang Darussalam... Palembang Kota Kito Tekenal Sungi Musinyo... Tekenal Dengan Pempeknyo Jembatan Ampera Yang Anggon Mesjid Agungnyo Yang Cindo

Tayang:
Tribunsumsel.com/ Putri Kusuma
ILUSTRASI LIRIK -- Berikut adalah Lirik Lagu Palembang Darussalam, Senandung Identitas Daerah yang Kaya Hasil Bumi dan Adat Budaya 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Wong Kito, lagu daerah Palembang Darussalam dengan apik merangkum keindahan lanskap, kekayaan kuliner, hingga luhurnya adat budaya tanah Sriwijaya. 

Lagu ini bukan sekadar senandung, melainkan cerminan jati diri kota yang terus tumbuh modern tanpa kehilangan akar sejarahnya.

Berikut sajian selengkapnya untuk lirik lagu berjudul Palembang Darussalam, khas dari Sumatera Selatan.

Lirik Lagu Palembang Darussalam

Palembang Darussalam... Palembang Kota Kito
Tekenal Sungi Musinyo...
Tekenal Dengan Pempeknyo
Jembatan Ampera Yang Anggon
Mesjid Agungnyo Yang Cindo
Menambah Tekenalnyo
Kota Kesayangan Kito

Palembang Darussalam... Palembang Kota Kito
Tekenal Rumah Limasnyo
Tekenal Dengan Songketnyo
Pulou Kemaro Yang Tenang
Benteng Kuto Besak Yang Cindo
Menambah Semaraknyo
Kota Kebanggaan Kito

Bujang Gadesnyo Oi... Belagak Nian
Adat Budayonyo Tetep Dijago
Hasil Buminyo Oi... Banyak Nian
Pembangunannyo rato Dimano-mano
Oi... Palembang Darussalam
Oi... Palembang Darussalam
Palembang Kota Kito
Palembang Darussalam

Makna Lagu Palembang Darussalam

Lagu daerah Palembang Darussalam"bukan sekadar hiburan, melainkan media promosi budaya yang merangkum jati diri dan kebanggaan kolektif masyarakat Wong Kito.

Bait-bait awal lagu ini secara gamblang merefleksikan rasa syukur atas kekayaan ikonik Bumi Sriwijaya, mulai dari keindahan Sungai Musi, Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Pulau Kemaro, hingga kemasyhuran kuliner pempek, kain songket, dan rumah limas.

Ditambah penekanan kata Darussalam dan keindahan Masjid Agung, lagu ini menegaskan identitas Palembang sebagai kota pariwisata yang aman, damai, dan religius.

Lebih dari itu, senandung ini menyimpan pesan filosofis mendalam mengenai sinergi antara sumber daya manusia, budaya, dan kemajuan daerah.

Melalui liriknya, pemuda-pemudi (bujang gades) Palembang diingatkan akan tanggung jawab moral mereka untuk tetap merawat dan melestarikan adat istiadat setempat agar tidak tergerus zaman.

Lagu ini ditutup dengan nada optimisme yang merefleksikan harapan masyarakat akan keseimbangan antara pengelolaan hasil bumi yang melimpah dengan pemerataan pembangunan infrastruktur yang modern namun tetap kokoh berdiri di atas akar sejarah yang luhur.

(*)

Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved