Berita Selebriti

Curhat Mantan ART Erin Ungkap Dugaan Kekerasan, Penjemputan di Rumah Berujung Libatkan Polisi

Sesampainya di kediaman Erin, Nia mengatakan dirinya tidak bisa langsung menemui Herawati maupun pihak majikan karena dicegah oleh petugas keamanan

Tayang:
Youtube/Reyben Entertainment
PENGANIAYAAN ASISTEN RUMAH TANGGA - Potret Herawati, seorang asisten rumah tangga (ART) (kanan) dan penyalurnya, Nia Damanik (kiri), menerima sederet perlakuan kasar dari mantan istri Andre Taulany, Erin yang membuatnya mengalami trauma 

Ringkasan Berita:
  • Perselisihan antara Erin, mantan istri Andre Taulany, dan mantan ART-nya, Herawati, terus memanas.
  • Dalam konferensi pers di Tebet, pihak yayasan penyalur ART mengungkap dugaan pemukulan hingga penjemputan yang melibatkan polisi. 
  • Herawati mengaku kembali mengalami kekerasan verbal dan fisik setelah laporan ke polisi diketahui pihak majikan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, semakin memanas dan kini terbuka ke publik.

Polemik yang sebelumnya hanya ramai diperbincangkan di media sosial itu kini berkembang menjadi persoalan serius setelah muncul tudingan adanya tindak kekerasan di lingkungan rumah tangga.

Herawati bersama pihak yayasan penyalur tenaga kerja akhirnya angkat bicara dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, mereka memaparkan kejadian yang disebut dialami Herawati, mulai dari dugaan penganiayaan hingga proses penjemputan yang berujung melibatkan aparat kepolisian.

Baca juga: Baru 3 Hari Kerja Sudah Tak Betah, Hera Bongkar Tabiat Erin Diduga Sering Maki-Maki Semua ART

Pihak yayasan menyebut kedatangan mereka ke rumah Erin sebenarnya bertujuan menyelesaikan masalah secara baik-baik sekaligus membawa pulang Herawati.

Namun situasi di lokasi disebut tidak berjalan mulus karena mereka kesulitan bertemu langsung dengan pihak majikan.

Nia selaku pemilik yayasan penyalur ART mengaku datang bersama suaminya setelah menerima informasi bahwa Herawati diduga mengalami kekerasan saat bekerja di rumah Erin.

Sesampainya di kediaman Erin, Nia mengatakan dirinya tidak bisa langsung menemui Herawati maupun pihak majikan karena dicegah oleh petugas keamanan rumah.

“Setibanya di lokasi, pihak satpam disebut meminta mereka melapor ke polisi terlebih dahulu apabila ingin bertemu Erin,” ungkap Nia menceritakan kendala yang ia hadapi di lapangan, dikutip dalam Tribunnews.com, Minggu (10/5/2026).

Karena merasa situasi tidak memungkinkan, Nia akhirnya mendatangi Polsek Pesanggrahan untuk meminta bantuan pendampingan polisi agar Herawati bisa dijemput dengan aman.

Baca juga: Alasan Erin Masih Pakai Nama Belakang Andre Taulany Padahal Sudah Cerai, Sebut Terkendala Meta

Namun, kehadiran aparat kepolisian di rumah tersebut justru disebut membuat keadaan semakin tegang.

Herawati mengaku mendapat perlakuan kasar lagi setelah keberadaan polisi diketahui pihak majikan.

“Dia bilang, ‘Kenapa kamu lapor polisi?’ terus kepala saya dipukul lagi,” ujar Herawati.

Tak hanya itu, Herawati juga mengaku sempat dicekik serta ditarik secara paksa ketika mencoba mendekat ke arah polisi dan pihak yayasan untuk meminta pertolongan.

Bantahan Pelanggaran Data Pribadi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved