Berita Selebriti

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagram Lenyap Gegara Sindirannya, Duga Ada Orang Penting

Musisi Ahmad Dhani memutuskan menyambangi Bareskrim Polri pada Senin (4/5/2026), setelah akun Instagram pribadi miliknya mendadak lenyap.

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
Youtube/KompasTV
INSTAGRAM LENYAP- Musisi Ahmad Dhani memutuskan menyambangi Bareskrim Polri pada Senin (4/5/2026), setelah akun Instagram pribadi miliknya mendadak lenyap. 

 

Awal Mula Instagram Lenyap

Sebelumnya, akun Instagram milik Ahmad Dhani tiba-tiba tidak dapat ditemukan setelah dirinya diduga menyindir mantan istrinya, Maia Estianty.

Dhani sempat mengunggah foto dirinya bersama sang putri, Safeea Ahmad, dari belakang saat menghadiri acara siraman El Rumi dan Syifa Hadju.

Dalam unggahan tersebut, Ahmad Dhani menyebut Safeea terlihat menangis.

Ia kemudian membeberkan alasan di balik tangisan putrinya.

Menurut Dhani, Safeea menangis karena menyaksikan sebuah ‘drama’ yang diduga berkaitan dengan ucapan Maia Estianty.

Melalui keterangan unggahannya, Dhani menyebut drama tersebut sebagai akting terburuk dari seorang wanita.

Lewat narasi di caption-nya, Dhani menguraikan kalimat apa yang ia bisikkan pada adik Al, El, dan Dul itu.

"Ketika Safeea menangis gara-gara drama sinetron di sebuah acara siraman, aku langsung peluk putriku tersayang dan membisikkan sebuah fakta yang harus keungkap," tulis Dhani memulai kalimatnya.

Ia lantas menyindir sosok wanita yang berakting di momen itu.

“Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa.”

Wanita itu ditalak 3 oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani.

Tapi demi citranya, dia dibantu pemilik TV swasta itu bikin konten-konten di infotainment yang isinya:

Suaminya yang selingkuh dengan orang ke-3.
Tidak bisa bertemu anak-anaknya.
Bikin drama KDRT, hingga bikin laporan palsu KDRT.
Masuk rumah harus lompat pagar.
Dhani melanjutkan tulisannya. Dia menggambarkan pengkhianatan sosok wanita tersebut.

"Beberapa narasi itu terus diangkat oleh infotainment (terutama PH Indigo) yang bekerja untuk selingkuhannya pemilik TV swasta. Sudah 20 tahun berlangsung, beberapa narasi itu hanya dipercaya oleh para penggemar sinetron dan drama Korea. Tetapi tidak dipercaya oleh Mahkamah Agung."

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved