Bulan Ramadhan

Jadwal Imsakiyah Palembang, Puasa Ramadhan 24 Februari 2026 Lengkap dengan Doa Buka Puasanya

Maka dari itu kali ini akan Tribunsumsel.com sajikan selengkapnya contoh Jadwal Imsakiyah Palembang dan sekitarnya di Puasa Ke-6 Ramadhan 1447 Hijriy

Tayang:
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI ICON PLG - Berikut adalah Jadwal Imsakiyah Palembang, Puasa Ramadhan 24 Februari 2026 Lengkap dengan Doa Buka Puasanya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah sajian selengkapnya untuk Jadwal Imsakiyah Palembang Puasa Ramadhan ke-6 tahun 1447 Hijriyah.

Mengetahui Jadwal Imsakiyah dan buka puasa selama bulan Ramadhan akan sangat membantu Anda dalam menyempurnakan ibadah.

Mengingat Indonesia terbagi menjadi 3 waktu yakni WIB, WIT dan WITA maka setiap daerah memiliki Jadwal Imsakiyahnya masing-masing, termasuk wilayah Kota Palembang dan sekitarnya.

Maka dari itu kali ini akan Tribunsumsel.com sajikan selengkapnya contoh Jadwal Imsakiyah Palembang dan sekitarnya di Puasa Ke-6 Ramadhan 1447 Hijriyah.

___

Jadwal Imsakiyah Palembang 24 Februari 2026

  • IMSAK 04:43
  • SUBUH 04:53
  • TERBIT 06:06
  • DUHA 06:33
  • ZUHUR 12:18
  • ASAR 15:29
  • MAGRIB 18:23
  • ISYA' 19:32

Untuk jadwal lengkapnya terakit puasa Ramadhan 1447 H/2026 hingga 30 hari untuk wilayah Kota Palembang dan sekitarnya bisa mengakses link di bawah ini.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan 1447 Hijriyah

Berikut ini bacaan Niat Puasa Ramadhan 1447 Hijriyah yang paling umum bagi umat muslim untuk di amalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah ta'ala."

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 1447 Hirjiyah

Terdapat beberapa bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 1447 Hijriyah yang bisa diamalkan seorang muslim, diantaranya:

#Doa paling umum

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih"

#Doa buka puasa sesuai sunnah (Shahih)

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala telah tetap, insya Allah"
____

Amalan-amalan Sunnah yang Bisa di Kerjakan saat Puasa Ramadhan

1. Amalan Terkait Sahur dan Buka Puasa

  • Mengakhirkan Sahur: Sunnahnya adalah makan sahur mendekati waktu imsak. Hal ini memberikan kekuatan fisik yang lebih baik untuk berpuasa.

  • Menyegerakan Berbuka: Segera berbuka begitu adzan Maghrib berkumandang.

  • Berbuka dengan Kurma atau Air Putih: Rasulullah SAW menyukai berbuka dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada maka tamr (kurma kering), atau seteguk air putih.

  • Berdoa Saat Berbuka: Waktu berbuka adalah salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa.

2. Amalan Ibadah Lisan & Hati

  • Tadarus Al-Qur'an: Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an. Targetkan untuk membaca, menyimak, atau mentadabburi maknanya setiap hari.

  • Memperbanyak Dzikir dan Istighfar: Basahi lidah dengan kalimat thoyyibah, terutama di waktu-waktu utama seperti setelah shalat atau menjelang berbuka.

  • Menjaga Lisan: Menghindari ghibah (gosip), berbohong, dan berkata kasar. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang tidak meninggalkan perkataan dusta, maka Allah tidak butuh pada puasanya.

3. Amalan Sosial & Finansial

  • Memperbanyak Sedekah: Kedermawanan Rasulullah SAW di bulan Ramadhan digambarkan seperti angin yang berhembus kencang (sangat cepat dan banyak).

  • Memberi Makan Orang Berbuka (Iftar): Barangsiapa memberi makan orang yang berbuka, ia akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.

4. Amalan Fisik & Ritual Ibadah

  • Shalat Tarawih dan Witir: Menghidupkan malam Ramadhan (Qiyamul Lail) secara berjamaah atau sendiri.

  • I'tikaf: Berdiam diri di masjid, terutama pada 10 malam terakhir untuk memburu keutamaan Lailatul Qadar.

  • Mandi Besar Sebelum Subuh: Disunnahkan mandi janabah (jika perlu) sebelum terbit fajar agar bisa memulai puasa dalam keadaan suci sepenuhnya.

(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)

***

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved