Bulan Ramadan

Niat Puasa Sebulan Penuh Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Menurut madzhab Syafi'i, sejatinya pada puasa Ramadan niat harus dilakukan setiap malam. 

Tayang:
LISMA/GRAFIS/CANVA
NIAT PUASA -- Ilustrasi niat puasa Ramadan 2026, Nawaitu Souma Ghadin An Adai Fardi Syahri Ramadhani hadzihis Sanati Lillahi Taala dan artinya. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Umat Islam kembali bersiap menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh pada bulan Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada 19 Februari 2026. 

Niat puasa Ramadan menjadi bagian penting karena termasuk rukun yang wajib dipenuhi dalam prakteknya. 

Menurut madzhab Syafi'i, sejatinya pada puasa Ramadan niat harus dilakukan setiap malam. 

Namun, ketika ada kesibukan atau aktivitas tertentu seringkali membuat masyarakat lupa mengucap niat puasa pada malam hari.

Ternyata, ada perbedaan pandangan di kalangan ulama.

Perbedaan Mazhab Soal Niat Puasa

Melansir NU Online, mazhab Maliki membolehkan niat puasa Ramadan dilakukan sekaligus untuk sebulan penuh pada awal Ramadan. Artinya, jika seseorang sudah berniat di malam pertama untuk menjalankan puasa selama satu bulan, maka puasanya dinilai sah dan tidak perlu mengulang niat setiap hari.

Meski begitu, dalam kitab Hasyiyah Al-Qulyubi dijelaskan bahwa niat sebulan penuh tersebut lebih bersifat antisipasi apabila seseorang lupa berniat di malam hari.

Karena itu, menurut pandangan mazhab Syafii, niat tetap dianjurkan bahkan diwajibkan dibaca setiap malam sebelum menjalankan puasa keesokan harinya.

Perbedaan ini menunjukkan adanya kelonggaran dalam fikih, selama tetap mengikuti pendapat mazhab yang diyakini.

Bacaan Niat Puasa Ramadan 1447 H Lengkap

Berikut bacaan niat puasa Ramadan dalam dua versi, lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya.

1. Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh (Mazhab Maliki)

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala

Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”

Baca Juga: Masjid Syuhada Yogyakarta Akan Menggelar Salat Tarawih Malam Ini, Dilanjut dengan Ceramah

2. Niat Puasa Ramadan Setiap Hari (Mazhab Syafii)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.


Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Mengantisipasi hal tersebut, para ulama menganjurkan niat puasa satu bulan penuh di malam pertama Ramadan. Hal ini ditujukan apabila suatu hari seseorang lupa untuk niat, maka puasanya tetap sah karena dicukupkan dengan niat satu bulan penuh tersebut dengan mengikuti (taqlid) pada madzhab Maliki. 

Sumber: Kompas.tv

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved