PPG

Contoh Tugas Mandiri Modul Pedagogik Quran dan Hadist dalam PPG Kemenag Batch 4 Daljab 2025

Berikut adalah lima gagasan utama yang ditemukan dalam Modul PPG Transformasi Al-Qur'an Hadis dari Topik 1 hingga Topik 8: 1. Struktur dan Keilmuan

Tayang:
Tangkapan Layar blog.umsu.ac.id
ILUSTRASI MODUL PEDAGOGIK - Inilah Contoh Tugas Mandiri Modul Pedagogik Quran dan Hadist dalam PPG Kemenag Batch 4 Daljab 2025 

4. Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur'an dan Hadis

Konsep pendidikan karakter dalam Islam menekankan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang, yang semuanya berlandaskan pada ajaran Al-Qur' an dan Hadis. Pendidikan karakter ini harus diintegrasikan dalam pembelajaran agar peserta didik tidak hanya memahami materi secara akademik, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari

5. Moderasi Beragama sebagai Prinsip Utama dalam Pendidikan Islam

Moderasi beragama menjadi landasan dalam pendidikan Islam untuk mencegah ekstremisme dan menumbuhkan sikap toleransi. Konsep tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleransi) dalam Al-Qur' an dan Hadis menjadi prinsip utama yang harus diajarkan kepada peserta didik agar mereka  dapat memahami Islam secara inklusif dan harmonis dalam masyarakat multikultural.

________

Materi yang menimbulkan Miskonsepsi dalam Modul Pedagogik PPG Kemenag 2025 untuk Pembelajaran Quran dan Hadist

1. Konsep Ulum Al-Qur'an (Topik 1)

  • Miskonsepsi: Semua ayat Al-Qur' an turun dalam satu waktu.
  • Penjelasan: Al-Qur'an diturunkan secara bertahap selama 23 tahun melalui wahyu yang berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW.

2. Ulum Al-Hadis dan Keotentikan Hadis (Topik 2-3)

  • Miskonsepsi: Semua hadis yang ada pasti sahih dan dapat diamalkan.
  • Penjelasan: Tidak semua hadis memiliki status sahih. Ada hadis hasan, dha"if, dan maudhu' (palsu), sehingga harus dilakukan analisis sanad dan matan sebelum mengamalkannya.

3. Tafsir Al-Qur'an (Topik 4)

  • Miskonsepsi: Tafsir Al-Qur'an hanya boleh dilakukan oleh ulama terdahulu.
  • Penjelasan: Tafsir dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kondisi sosial, selama tetap berpedoman pada metode yang benar, seperti tafsir bi al-ma'tsur dan tafsir bi al-ra yi.

4. Tawassuth, Tawazun, dan Tasamuh dalam Islam (Topik 5)

  • Miskonsepsi: Moderasi beragama berarti mencampuradukkan ajaran agama.
  • Penjelasan: Moderasi beragama bukan berarti mengaburkan ajaran Islam, melainkan menyeimbangkan antara keyakinan yang kuat dan sikap toleran terhadap perbedaan.

5. Pendidikan Karakter dalam Al-Qur'an dan Hadis (Topik 7)

  • Miskonsepsi: Pendidikan karakter cukup dengan hafalan dalil.
  • Penjelasan: Pendidikan karakter harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan, tetapi juga melalui keteladanan, pengalaman, dan pembiasaan nilai-nilai Islami.

6. Moderasi Beragama (Topik 8)

  • Miskonsepsi: Moderasi beragama berarti menerima semua pemahaman agama sebagai benar.
  • Penjelasan: Moderasi beragama bukan berarti relativisme agama, tetapi memahami perbedaan dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam yang benar serta menghargai keberagaman.

(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)

***

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved