Kunci Jawaban

Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 88 tentang Penyebab Konflik Dalam Masyarakat

Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 88. Buku Pendidikan Pancasila ditulis Sri Cahyati, Siti Nurjanah, Ali Usman, KemendikbudRistek 2023.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
KUNCI JAWABAN - Grafis ilustrasi Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 88 tentang Penyebab Konflik Dalam Masyarakat. Buku Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Edisi 1 ditulis Sri Cahyati, Siti Nurjanah, Ali Usman diterbitkan KemendikbudRistek Tahun 2023.  

TRIBUNSUMSEL.COM - Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan (PKN) Kelas 11 Kurikulum Merdeka disajikan pada artikel berikut yang bisa dijadikan referensi atau pembanding setelah siswa mengerjakan tugas dari Bapak/Ibu guru atau belajar mandiri. 

Kunci jawaban PKN Kelas 11 berikut untuk soal pada Buku Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Edisi 1ditulis Sri Cahyati, Siti Nurjanah, Ali Usman. 

Buku diterbitkan Penerbit Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (KemendikbudRistek) Tahun 2023. 

Pada halaman 88 memuat soal Ayo Bereksplorasi Aktivitas 3.7 Bab 3 Harmoni dalam Keberagaman, Bagian B. Identiikasi Potensi Konflik dalam Masyarakat yang Beragam. 

Selengkapnya Tribunsumsel.com sajikan Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 88 diolah dari buku panduan guru diakses Senin, 25 Mei 2026.

_________

Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 88 

Aktivitas 3.7

Analisislah faktor-faktor penyebab konflik dalam kelompok masyarakat di lingkungan kalian!


1. Carilah kasus atau konflik yang terjadi di lingkungan kalian (keluarga, sekolah, dan masyarakat)!


Kunci Jawaban:


Konflik yang terjadi di sekolah antara dua siswa karena salah paham dalam pertandingan olahraga. 
Salah satu siswa merasa dicurangi dan akhirnya terlibat pertengkaran fisik dengan temannya.
 
2. Sebutkan apa saja faktor penyebab konflik tersebut?


Kunci Jawaban:


Salah paham, siswa merasa lawannya bermain curang, padahal mungkin hanya kesalahan teknis dalam permainan.

Kurangnya sikap sportivitas, tidak menerima kekalahan dengan lapang dada.

Emosi yang tidak terkontrol, mudah terpancing amarah tanpa berpikir jernih.

Kurangnya komunikasi, tidak ada upaya untuk membicarakan perbedaan pendapat dengan baik.

 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved