Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta Bagian 6, Modul 6.1-6.15 Cinta Diri dan Sesama

Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta Bagian 6, Modul 6.1-6.15 Cinta Diri dan Sesama.Pelatihan 22-28 April 2026.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
KUNCI JAWABAN - Grafis ilustrasi Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta Bagian 6, Cinta Diri dan Sesama. Pelatihan KBC Angkatan 1 selama 7 hari, 50 jam pelatihan (JP) mulai 22 hingga 28 April 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kunci jawaban Pintar  Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Bagian 6 diulas pada artikel berikut. 

Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Angkatan 1 selama 7 hari, 50 jam pelatihan (JP) mulai 22 hingga 28 April 2026. 

Ada 8 section, materi Cinta Diri dan Sesama diberikan pada section enam terdiri dari 15 modul atau materi yakni Modul 6.1-6.15 . Di akhir materi atau modul, peserta diharuskan menjawab pertanyaan latihan. 

Pada artikel berikut Tribunsumsel.com menyajikan Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta Bagian 6, Modul 6.1-5.6.15 Cinta Diri dan Sesama diolah dari channel YouTube  YPS Tutorial diakses Selasa, 28 April 2026.

__________

Kunci Jawaban Pintar Kemenag Kurikulum Berbasis Cinta Bagian 6

1 dari 10 soal

Banyak orang merasa haran ketika seseorang mau mendoakan orang yang pernah menyakitinya. Namun, tokoh inspiratif seperti Buya Hamka memandang bahwa konflik politik tidak boleh dibawa hingga urusan kemanusiaan. Evaluasi paling tepat terhadap sikap tersebut adalah

A mengaburkan batas antara benar dan salah
B menghindari tanggung jawab sejarah
C memisahkan ranah personal, politik, dan kemanusiaan secara bijak
D mengutamakan kepentingan publik semasa

Kunci Jawaban:

C memisahkan ranah personal, politik, dan kemanusiaan secara bijak

2 dari 10 soal

Dalam sebuah eksperimen pendidikan dua kelompok siswa diberikan motorisentang perjuangan kemerdekaan Kelompok A diminta menghafal 20 tanggal penting dan nama-nama tokoh dalam kurun waktu 1945-1949. Sementara itu Kelompok B diajak mendengarkan kisah mendalam tentang seorang kurir surat remaja yang harus menembus hutan dan melewati penjagaan ketat Belanda demi menyampaikan pesan rahasia, di mana siswa diminta membayangkan rasa takut dan keberanian remaja tersebut. Berdasarkan teks tersebut, mengapa metode yang diberikan kepada kelompok dianggap lebih efektif dalam menumbuhkan identitas nasional

A Karena matode corta tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembelajarannya dibandingkan metode Instruksi
B Karena menghafal tanggal dan nama tokoh (aspek kognitif) seringkali membuat siswa merasa jenuh dan cepat lupa
C Karena kisah kurir remaja lebih mudah dipahami secara logika dibandingkan urutan kronologis sejarah yang rumit
D Karena cerita tersebut mampu menyentuh aspek afektif dan menciptakan empat sehingga siswa merasa menjadi bagian dari sejarah

Kunci Jawaban:

D Karena cerita tersebut mampu menyentuh aspek afektif dan menciptakan empat sehingga siswa merasa menjadi bagian dari sejarah

3 dari 10 soal

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved