Kunci Jawaban

Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah, Pintar Kemenag 2026

Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah di Pintar Kemenag 2026.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
PINTAR KEMENAG - Grafis ilustrasi Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah. Pelatihan Angkatan 1 KBC diadakan di Pintar Kemenag, 22 sampai 28 April 2026. 

Membentuk cinta diri sendiri dengan menghiasi akhlak terpuji

  • Hubbunnaas (Cinta Kpd Sesama)

Mengutamakan empati dan toleransi tethalap sesama manusia (orang tua, guru, saudara, tetangga, teman, dan sesama umat beragama maupun antar umat agama)

  • Hubbulbi'ah (Cinta Kpd Lingkungan)

Menanamkan kesadaran untuk menjaga alam dan lingkungan sebagai amanah Allah Swt

  • Hubbul Wathan wal Bilad (Cinta Kpd Bangsa dan Negara)

Menumbuhkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman.


Strategi dan Evaluasi 

1. Pembelajaran mata pelajaran Pondidikan Agama yang mengembangkan rasionalisme pada materi-materi yang berkaitan (menggunakan pendekatan reflective learning)

2. Pmbelajazan mata pelajaran non Pendidikan Agama dan sistem pendidikan di madrasah yang membangun kesadaran akan perbedaan dan saling mencintai dalamperberlaan pada materi materi yag berkaitan (pendekatan pendidikan multikulturasl)

3. Penugasan pada peringatan hari besar agama-agama yang meningkatkan pengenalan dan penghargaan dalam perbedaan (pendekatan partisipasif)

4. Iklim madrasah yang kondusif untuk membentuk karakter yang diharapkan (pendidikan karakter)

5. Komponen-komponen yang berperan dalam penerapan Kurkulum Cinta berbasis kasih sayang kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tendik, pemhina ekstra kurikuler penjaga madrasah, cleaning service, dan pengawas.


Indikator Keberhasilan

  • Pengembangan karakter peserta didik

Menanamkan Empati, Kedermawanan, dan rasa hormat tehadap perbedaan

  • Pembelajaran berbasis nilai

Mengintegrasikan nilai moral seperti keujujuran, tanggung dan toleransi

  • Keterlibatan aktif peserta didik

Dalam menciptakan lingkungan aman, mendukung ekspresi emosi, dan diskusi terbuka

  • Pembelajaran kolaboratif

Mendorong kerjasama, komunikasi dan tanggungjawab sosial

  • Kegiatan sosial

Mengadakan kegiatan sosial, relawan dan seni budaya

  • Pendidikan keluarga dan komunitas

Melibatkan keluarga serta mengajarkan keberagaman

  • Refleksi diri
Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved