Berita Palembang

Mahasiswi Poltekpar Palembang Babak Belur Dikeroyok 5 Teman Kampusnya, Pilih Lapor Polisi

Tidak terima atas perlakuan tersebut, Sabrina membuat laporan ke Polrestabes Palembang pada, Jumat (28/11/2025) sore.

Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/andyka wijaya
MELAPOR - Malang dialami seorang mahasiwa Poltekpar di Palembang ini. Ia yakni Sabrina Elvaretta (18), dirinya sudah menjadi korban pengeroyokan yang dilakunan teman kampusnya sendiri. Tak Terima dengan peristiwa itu, membuatnya melaporkan 5 teman kampusnya ke Polrestabes, Palembamg, jumat (28/11/2025), sore. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang mahasiswi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang yang diketahui bernama Sabrina Elvaretta (18), menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh lima rekan kampunya sendiri.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, Sabrina membuat laporan ke Polrestabes Palembang pada, Jumat (28/11/2025) sore.

Dihadapan petugas, mahasiswi yang tercatat sebagai warga Jalan Kolonel H. Burlian KM 7,5, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang itu menuturkan bahwa pengeroyokan terjadi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 16.40 WIB di Jalan Sapta Pesona, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring.

Peristiwa bermula ketika dua terlapor, berinisial Ber dan La, menghubungi korban melalui WhatsApp untuk mengajak bertemu.

Saat mendatangi lokasi, korban terlebih dahulu bertemu dengan terlapor lain berinisial NA, yang kemudian mengajaknya bergabung dengan dua terlapor lainnya, NAN dan RI.

“Awalnya Ber dan La ngechat saya untuk bertemu. Lalu saya bertemu dengan NA, kemudian dia mengajak saya bertemu dengan NAN dan RI,” ujar Sabrina saat membuat laporan.

Baca juga: Viral ODGJ Masuk ke Areal Kasir Alfamart Gandus Palembang, Karyawan Ketakutan, Minta Bantuan Damkar

Baca juga: Komunitas Sopir Lampung dan Palembang Bakal Sweeping, Jika Polisi Kesulitan Tangkap Pelaku Penikaman

Menurut korban, setelah seluruh terlapor berkumpul, terjadi adu mulut akibat kesalahpahaman.

Namun, penjelasan yang ia berikan tidak diterima oleh para terlapor.

“Sudah saya jelaskan, tapi malah saya dikeroyok beramai-ramai,” ungkapnya.

Korban mengaku ditendang, dicekik, dan dicakar oleh kelima rekannya tersebut hingga tidak dapat melakukan perlawanan.

“Saya tidak bisa melawan. Mereka berlima menyerang saya,” ujarnya.

Akibat pengeroyokan itu, Sabrina mengalami memar di beberapa bagian tubuh. Ia berharap polisi segera memanggil kelima terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“Saya berharap laporan saya diproses dan para terlapor dipanggil,” harapnya.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit PPA,” ujarnya.

 

 

 

Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved