Berita Palembang
13.224 PPPK Tahap II Resmi Dilantik Kementerian Agama, 400 Diantaranya di Sumsel
Mereka merupakan bagian dari 13.224 PPPK Tahap II Non-Optimalisasi yang dilantik secara nasional oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebanyak 400 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama Sumatera Selatan resmi dilantik pada Kamis (23/10/2025).
Mereka merupakan bagian dari 13.224 PPPK Tahap II Non-Optimalisasi yang dilantik secara nasional oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Pelantikan berlangsung secara hybrid, di mana sebagian pegawai mengikuti prosesi secara langsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Thamrin, Jakarta, sementara peserta dari daerah, termasuk Sumatera Selatan, mengikuti secara daring dari Aula MAN 3 Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Taufiq, menyampaikan pesan kepada para ASN baru agar selalu menjaga integritas dan kinerja pasca pelantikan.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, bapak dan ibu yang selama ini telah mengabdi sebagai non-ASN, kini resmi menjadi bagian dari ASN Kementerian Agama," kata Taufiq.
Baca juga: 4.600 Honorer di OKI Lulus PPPK Paruh Waktu, 24 Mengundurkan Diri, 1 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: 79 PPPK Resmi Dilantik, Kini Total Sudah Ada 3.101 PPPK yang Dilantik Pemkab OKU
Menurutnya, keberhasilan menjadi ASN bukan hanya hasil kerja keras individu, tetapi juga buah dari doa dan dukungan keluarga.
Karena itu, ia mengingatkan agar para pegawai tidak melupakan jasa dan peran orang-orang terdekat.
“Tunjukkan rasa syukur dengan rasa cinta dan hormat kepada keluarga serta orang tua. Kesuksesan ini adalah hasil perjuangan bersama,” pesan Taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq menegaskan agar status baru sebagai ASN tidak membuat semangat kerja menurun. Ia meminta para PPPK untuk mempertahankan bahkan meningkatkan etos kerja yang telah ditunjukkan selama menjadi pegawai honorer.
“Kalau dulu saat masih menjadi PPNPN bapak dan ibu disiplin, rajin, dan senang membantu rekan kerja, maka semangat itu harus dipertahankan. Jangan sampai setelah menjadi ASN justru kinerjanya menurun karena merasa sudah aman,” tegasnya.
Taufiq juga mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar status, melainkan amanah besar untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam bekerja dan bersikap. Integritas dan dedikasi adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi ini,” tegasnya.
Pelantikan PPPK Tahap II Non-Optimalisasi ini juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus Korpri Kemenag RI, termasuk pengurus Korpri Kemenag Sumsel.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Pohon Tumbang dan Banjir Kepung Palembang, Kawasan 8 Ilir dan Sekip Jadi Titik Termacet |
|
|---|
| Cerita Intan Indah Lestari Jadi Peacekeeper di Lebanon, Kenang Komandan yang Gugur dalam Tugas |
|
|---|
| Diupah Rp4 Juta, 3 Kurir yang Bawa 5 Kg Sabu & 1.579 Ekstasi di Prabumulih Divonis 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| Daftar 2 Dandim di Jajaran Korem 044/Gapo yang Resmi Berganti |
|
|---|
| Tergiur Untung Besar Bisnis Alat Berat via Facebook, Pensiunan di Palembang Tertipu Puluhan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/13224-PPPK-Tahap-II-Resmi-Dilantik-Kementerian-Agama-400-Diantaranya-di-Sumsel.jpg)