Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Antisipasi Demo 1 September, Polisi Siapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Seputaran DPRD Sumsel

Satlantas Polrestabes Palembang menyiapkan strategi lalu lintas sebagai antisipasi  demo ribuan massa di Palembang, Senin (1/9/2025)

Penulis: andyka wijaya | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA
REKAYASA LALULINTAS -- Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta mengatakan pihaknya akan melihat situasional untuk rekayasa arus lalulintas saat aksi demo yang rencananya akan digelar pada, Senin (29/8/2025) mendatang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Satlantas Polrestabes Palembang menyiapkan strategi lalu lintas sebagai antisipasi  mengahadapi demo yang akan digelar ribuan massa di Palembang, Senin (1/9/2025) mendatang. 

Sebelumnya, aksi demo tersebut akan digelar hari ini namun diundur menjadi senin mendatang. 

Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta mengatakan, strategi yang disiapkan bertujuan agar arus lalu lintas tetap lancar meskipun sedang ada demo. 

"Benar untuk antisipasi demo kami rencana akan melihat situasional di lapangan, kami berupaya agar lalu lintas tetap di Kota Palembang berjalan normal, saat ada aksi unjuk rasa tersebut," ujarnya.  

Berdasarkan informasi, titik aksi demo akan berpusat di Simpang 5 DPRD Sumsel di Jalan Kapten A Rivai, Lorok Pakjo, Kota Palembang. 

Kata Finan, Rekayasa arus lalu lintas baru akan dilakukan jika kondisi di sekitar simpang 5 DPRD Sumsel terjadi kepadatan massa saat demo. 

"Jadi intinya situasional, Jika terjadi jumlah massa dan kendaraan meningkat, kami akan melakukan rekayasa arus lalu lintas," katanya.

Baca juga: Anak Saya Udah Gak Ada, Pak, Ratapan Pilu Ibu Affan Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Baca juga: Ribuan Ojol Bakal Gelar Aksi di Polda Sumsel, Desak Kapolri Usut Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Adapun rekayasa lalu lintas rencananya akan ditepakan di Jalan mengarah simpang  5 DPRD Sumsle yang juga di sekitaran Jalan Pom IX. 

"Kami akan menutup jalan dari Simpang Bukit, Simpang Rusun yang akan mengarah ke Simpang 5 DPRD. Dan juga dari jalan Kapten Rivai dan Jalan angkatan 45," bebenya. 

Sambung Finan, tetapi ini sifatnya situasional, dirinya berharap arus lalu lintas dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib.  

"Intinya arus lalu lintas tetap berjalan normal, melihat situasional perkembangan di lapangan nantinya, " katanya.

Ditambah Finan, kepada pengandara baik R2 (motor -red) dan R4 (mobil) tetaplah tertib berlalu lintas.

"Saya berharap pengandara khususnya masyarakat Palembang tetaplah tertib berlalu lintas ," tutupnya. 

Demo Diundur 1 September

Ribuan mahasiswa batal menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Lima DPRD Sumsel di Jalan Kapten A Rivai Palembang hari ini, Jumat (29/8/2025).

Awalnya estimasi jumlah massa yang hadir sebanyak 2.500 orang. 

Namun aksi itu diundur menjadi Senin (1/9/2025). 

Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ilham mengatakan, bahwa memang benar tadinya akan ada aksi pada Jumat siang, namun diundur ke hari senin.  

"Info demo itu memang seharunya kita laksanakan siang ini tapi sudah kita masukkan surat penundaan untuk kami melakukan aksi Senin," kata Ilham saat dikonfirmai.   

Ilham juga menyorot soal demo berujung ricuh di Jakarta yang menewaskan seorang ojol karena dilintas mobil rantis brimob. 

"Untuk itu Senin kita mengundang elemen seluruh mahasiswa di Sumatera Selatan dan juga elemen masyarakat Sumsel untuk aksi bersama. Kita pilih Senin, karena momentum Senin ada rapat paripurna juga," ungkapnya. 

Saat para mahasiswa masih melakukan konsolidasi untuk mematangkan aksi Senin mendatangkan termasuk isi dari tuntutan yang akan disampaikan. 

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, Muhammad Asrul yang mengatakan bahwa tidak ada aksi hari ini. 

"Sehubungan dengan kejadian aksi di Jakarta pada 28 Agustus 2025, yang terjadi insiden tertabraknya rekan kami ojol hingga meninggal. Kami dari DPD Asosiasi Driver Online Sumsel dan seluruh anggota ojol di Sumsel menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya rekan kami di Jakarta," katanya 

Menurutnya, para ojol Sumsel akan melakukan aksi damai sebagai wujud rasa duka terhadap rekan seprofesi yang telah meninggal.

Aksi damai dan duka akan disampaikan ke Polda Sumsel.

"Untuk waktunya belum dipastikan, masih kita rapatkan," katanya. 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved