Kebakaran di Lemabang Palembang
Pemilik RM Putra Minang di Palembang yang Hangus Terbakar Dapat Bantuan Modal dan Revitalisasi
Pasalnya organisasi Gerakan Ekonomi dan Budaya (GEBU) Minang Provinsi Sumsel memberikan uluran tangannya kepada pemilik.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kesedihan akibat musibah kebakaran Rumah Makan (RM) Putra Minang di Jalan Laksamana Yos Sudarso, Ilir Timur II, Palembang yang dialami pemiliknya Rudi, pada 17 Juli 2025 sudah berkurang.
Pasalnya organisasi Gerakan Ekonomi dan Budaya (GEBU) Minang Provinsi Sumsel memberikan uluran tangannya kepada pemilik.
Uluran diberikan dalam bentuk revitalisasi rumah makan milik Rudi yang terbakar habis serta sedikit modal.
Setelah satu bulan pasca kejadian GEBU Minang Sumsel memberi bantuan fisik berupa revitalisasi rumah makan yang juga menjadi tempat tinggal Rudi bersama istri dan anaknya.
Sekretaris GEBU Minang Provinsi Sumsel Irwansyah Masri mengatakan, hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan turut memerhatikan kondisi pemilik rumah makan yang kehilangan tempat usahanya.
"GEBU Minang memperhatikan kondisi Rudi yang tempat usahanya terbakar semua, sehingga kita merevitalisasi kembali rumah makan ini sehingga dia bisa usaha kembali. Hari ini juga kami serahkan bantuan modal," kata Irwansyah, Kamis (28/8/2025).
Baca juga: Kompor Jadi Penyebab Kebakaran di Bayung Lencir Muba, 10 Rumah dan 1 Gedung Walet Hangus
Baca juga: Kebakaran di Landur Empat Lawang Hanguskan 6 Rumah, Kerugian Lebih dari Rp 1 Miliar
Perbaikan rumah makan yang meliputi perbaikan dinding, lantai dua yang menjadi tempat tinggal rudi, serta bagian belakang rumah.
Irwan juga berterimaksih kepada Dinas Sosial dan Camat IT II yang sudah memberikan respon dan motivasi.
"Setelah ini selesai kami laporan ke Walikota dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Kami juga berterimakasih dengan Camat IT II karena responnya bagus. Kami masyarakat Minang berterimaksih dengan pemerintah Kota khususnya Camat yang memberikan motivasi," katanya.
Rudi pemilik rumah makan mengungkapkan rasa terimakasih kepada GEBU Minang sebagai sesama masyarakat minang yang turut memperhatikan kondisinya pasca tertimpa musibah.
Saat dibincangi Rudi mengaku sempat putus asa hingga timbul keinginan pulang ke kampung halaman bersama istri dan anaknya.
"Kami syukur Alhamdulillah bisa berjualan lagi kalau tidak bagaimana nasib kami ini. Untungnya kami diurus sama organisasi ini, sempat ada pikiran mau pulang kampung aja," ungkap Rudi.
Akibat peristiwa kebakaran Rudi mengalami kerugian yang mencapai puluhan juta karena hampir semua barangnya hangus.
"Habis semua kerugiannya ya puluhan juta-lah," katanya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.