Berita Palembang
Dukung Car Free Night Palembang, Operasional LRT Sumsel Diperpanjang Tiap Sabtu Malam
Masyarakat kini bisa menggunakan LRT untuk bisa mengunjungi lokasi berlangsungnya Car Free Night (CFN) Palembang yang digelar setiap Sabtu malam.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Operasional LRT Sumsel resmi diperpanjang hingga pukul 00.16 WIB setiap Sabtu malam.
- Kebijakan ini guna mendukung mobilitas masyarakat yang menghadiri Car Free Night (CFN).
- Manajemen PT KAI Divre III bersama BPKARSS menambah jumlah perjalanan dari 94 menjadi 98 perjalanan guna mengantisipasi kepadatan.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Masyarakat kini bisa menggunakan LRT Sumsel untuk bisa mengunjungi lokasi berlangsungnya Car Free Night (CFN) Palembang yang digelar setiap Sabtu malam.
Hal ini karena LRT Sumsel akan tetap beroperasi hingga pukul 00.16 WIB setiap Sabtu malam guna mendukung CFN yang merupakan program pemerintah Kota Palembang.
Dengan adanya LRT, masyarakat yang hendak ke CFN tidak perlu repot lagi untuk memarkirkan kendaraannya.
Masyarakat bisa naik angkutan massal LRT lalu turun di Stasiun Cinde yang berada dekat lokasi CFN.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), telah melakukan penyesuaian operasional LRT Sumsel.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin menikmati suasana akhir pekan tanpa kendaraan bermotor, operasional LRT Sumsel diperpanjang hingga pukul 00.16 WIB.
Selain itu, jumlah perjalanan yang semula 94 perjalanan ditingkatkan menjadi 98 perjalanan.
Adapun tambahan perjalanan LRT Sumsel yang dioperasikan antara lain: KA P 7019 Lintas DJKA – berangkat 21.05, Ampera 21.15, Cinde 21.19, Bandara 21.55.
KA P 7020 Lintas Bandara – berangkat 22.00, Cinde 22.33, Ampera 22.36, DJKA 22.47. KA P 7030 Lintas Asrama Haji – berangkat 23.37, Cinde 00.02, Ampera 00.05, DJKA 00.16. Serta KA P 7031 Lintas DJKA – berangkat 22.52, Ampera 23.02, Cinde 23.05, Asrama Haji 23.31.
Baca juga: Car Free Night Palembang Resmi Diluncurkan, Ribuan Masyarakat Padati Jalan Kolonel Atmo
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan langkah nyata KAI bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) dalam menghadirkan layanan transportasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penyesuaian operasional LRT Sumsel ini kami lakukan untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat yang ingin menghadiri Car Free Night. Kami ingin memastikan pelanggan dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas,” ujar Aida.
Masyarakat yang hendak menikmati CFN Atmo dapat menggunakan LRT Sumsel dengan turun di Stasiun Cinde atau Stasiun Ampera.
Kedua stasiun tersebut berada pada lokasi strategis yang memudahkan akses menuju pusat kegiatan, termasuk kawasan Bundaran Air Mancur (BAM) yang menjadi salah satu titik favorit warga untuk bersantai dan berfoto di malam hari.
Dengan hadirnya tambahan perjalanan ini, LRT Sumsel diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efektif sekaligus ramah lingkungan.
Selain mengurangi potensi kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi, layanan ini juga memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana akhir pekan di Kota Palembang.
“KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan serta mendukung berbagai program pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata dan UMKM melalui penyediaan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan selama menggunakan LRT Sumsel, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” ujar Aida.
Hingga akhir pekan lalu saja (18/5/2026), LRT Sumsel telah mengangkut sebanyak 66.764 penumpang.
Aida Suryanti mengatakan bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu yang tercatat sebanyak 56.764 penumpang.
“Selama periode libur akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus, LRT Sumsel mengangkut sebanyak 66.764 penumpang atau rata-rata 13.352 penumpang per hari. Jumlah ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin baik dalam memanfaatkan transportasi publik, khususnya LRT Sumsel, sebagai moda transportasi dalam beraktivitas,” ujar Aida.
Peningkatan jumlah pengguna LRT Sumsel tersebut turut dipengaruhi oleh berbagai kegiatan masyarakat dan event menarik yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang, seperti Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam serta Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi yang menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beraktivitas di pusat kota.
With tarif yang terjangkau masyarakat dinilai semakin memilih menggunakan LRT Sumsel dibandingkan kendaraan pribadi.
Selain lebih praktis, penggunaan LRT Sumsel juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menuju berbagai titik strategis di Kota Palembang seperti kawasan Stasiun Ampera, Stasiun Cinde maupun stasiun yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern tanpa harus khawatir terhadap kemacetan lalu lintas.
Data menunjukkan selama masa libur di akhir pekan Hari Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan stasiun terpadat, yaitu Stasiun Asrama Haji melayani 12.139 penumpang menjadi stasiun terpadat, Stasiun Ampera melayani 11.279 penumpang, Stasiun DJKA melayani 9.141 penumpang, Stasiun Bumi Sriwijaya melayani 7.944 penumpang, dan Stasiun Bandara melayani 4.298 penumpang.
Aida menambahkan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan angkutan umum yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Penggunaan transportasi publik seperti LRT Sumsel juga sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung konsep go green melalui pengurangan emisi karbon, penghematan energi, serta mengurangi tingkat kemacetan di perkotaan sebagai bagian dari upaya menuju Net Zero Emission.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| IP Mall Palembang Berhenti Operasional Mulai 1 Juni 2026, Pedagang Mulai Angkati Barang |
|
|---|
| Lupa Cabut Kunci, Motor Aerox Milik Suparman Dibawa Kabur Maling, Korban Sempat Kejar Pelaku |
|
|---|
| Pertamax Kosong di Sejumlah SPBU Palembang, Dikeluhkan Pengendara dan Ojol |
|
|---|
| Jambore UMKM Forketas Sumsel di CGC Palembang, Hadirkan Bazar Produk dan Edukasi ke Pelaku Usaha |
|
|---|
| Renovasi Stadion Kamboja Palembang Dimulai Juni 2026, Lapangan dan Joging Track Dirombak Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Naik-LRT-Cuma-Rp-80-Saat-HUT-ke-80-RI-Nikmati-Perjalanan-ke-Festival-Perahu-Bidar-Palembang-2025.jpg)