Berita Palembang

Pertamax Kosong di Sejumlah SPBU Palembang, Dikeluhkan Pengendara dan Ojol

Masyarakat Kota Palembang mengeluhkan mulai sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax 92 di sejumlah SPBU, Jumat (22/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Sripoku.com/Angga Azka
ANTREAN BBM -- Sejumlah pengendara termasuk ojol yang mengantre BBM di salah satu SPBU kawasan Jakabaring Palembang pada Jumat (22/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kelangkaan BBM jenis Pertamax 92 mulai melanda sejumlah SPBU di Kota Palembang,
  • Petugas SPBU mengungkapkan bahwa kekosongan tersebut baru saja terjadi pada Jumat (22/5/2026) pagi.
  • Kondisi ini dikeluhkan oleh para pengendara roda dua dan ojek online karena mengganggu pekerjaan.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Masyarakat Kota Palembang mengeluhkan mulai sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax 92 di sejumlah SPBU, Jumat (22/5/2026). 

Pantauan di lapangan, kelangkaan pertamax terjadi di antaranya di SPBU Plaju, SPBU Merdeka, SPBU Jalan Jenderal Sudirman, dan SPBU Jakabaring karena masih dalam pengiriman. 

Salah satu petugas SPBU di Jakabaring, Andin, mengungkapkan jika kekosongan BBM jenis Pertamax ini baru terjadi.

"Sekitar jam 9 tadi baru habis, biasanya tidak pernah kosong. Nanti siang kemungkinan sudah ada lagi," ujar Andin saat dijumpai di salah satu SPBU di Jakabaring.

Kekosongan ini terlihat membuat banyak pengendara, khususnya roda dua, beralih mencari SPBU lain yang menyediakan BBM jenis Pertamax.

Baca juga: BBM Langka di OKU Timur Hingga Antrean Mengular di SPBU, Harga Eceran Pertamax Tembus Rp24 Ribu

Salah satu pengendara ojek daring (ojol) yang mampir untuk makan pempek sejenak, yakni Raka, mengungkapkan jika ia sudah mencari di sekitaran SPBU Plaju, namun banyak yang kosong.

"Tidak tahu banyak kosong, sudah dua SPBU Plaju sama Jakabaring kosong semua pas ditanya masih dalam pengiriman," ujar Raka sambil mengunyah pempek pada Jumat (22/5/2026).

Raka juga mengungkapkan jika saat membeli Pertamax, ia tengah terburu-buru karena ada pesanan yang harus diantarkan.

"Tadi sudah mengantar makanan pelanggan, untung sampai. Ketika dicek rupanya belum ada Pertamax, nanti habis makan pempek antre Pertalite saja karena belum ada pesanan lain," ujarnya.

Ia berharap pemerintah menstabilkan bahan bakar minyak yang menjadi kebutuhan dari masyarakat untuk berkendara, terutama ojol yang mencari nafkah dari roda duanya dan bergantung dengan BBM.

"Semoga jangan langka di Palembang ini karena kita sangat perlu BBM untuk mencari nafkah keluarga," tutupnya.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved