Dokter Internship RSUD Meninggal Dunia
Terungkap Bukti Voice Note dr Myta Aprilia Mengeluh Sakit, Tapi Diduga Tetap 'Dipaksa' Kerja di UGD
Meski dalam kondisi sakit, dr. Myta disebut tetap menjalankan tugas di Unit Gawat Darurat (UGD).
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
“Artinya surat yang kami layangkan memang boleh dikata 90 persen benar apa adanya,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik keputusan memulangkan seluruh peserta internship dari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal demi menjamin keselamatan mereka.
“Yang lebih menggembirakan lagi, semua peserta internship di sana dipulangkan. Ini sesuai harapan kami agar keselamatan mereka terlindungi,” tambahnya.
Selain itu, IKA Unsri berharap Majelis Disiplin Profesi (MDP) dapat bekerja secara profesional dalam memeriksa kemungkinan adanya pelanggaran disiplin oleh dokter maupun tenaga kesehatan terkait kasus tersebut.
Sementara itu, Kemenkes mengungkapkan para dokter internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal tidak mendapatkan hari libur, termasuk dr. Myta. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan, pola kerja dokter internship maksimal 40 jam per pekan atau delapan jam per hari. Namun dalam praktiknya, para peserta internship disebut menjalani jam kerja melebihi batas tanpa waktu istirahat yang memadai.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Kemenkes Ancam Bekukan RSUD, Jika Terbukti Ada Kelalaian Atas Wafatnya dr Myta Aprilia |
|
|---|
| Lipsus : Evaluasi Sengkarut Sistem Internship Medis, Kemenkes Tusuri Jejak Terakhir dr. Myta Aprilia |
|
|---|
| Dekan FK Unsri Sebut Kasus dr Myta Aprilia Bukan Kejadian Pertama, Perlindungan Internship Minim |
|
|---|
| Nasib RSUD KH Daud Arif Jambi Usai Kematian dr Myta Aprilia, Kemenkes Terjunkan Tim Investigasi |
|
|---|
| Kasus dr Myta Aprilia Meninggal Dunia Diduga Akibat Beban Kerja Berat, Unsri Dorong Investigasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Catatan-LinkedIn-dr-Myta-Aprilia-Jadi-Sorotan-Meninggal-Usai-Dipaksa-Kerja-Saat-Sakit-Putri-OKUS.jpg)