Berita Palembang

Kisah Pilu Adi, Terbangun dari Tidur Saat Api Sudah Membesar: Hanya Ijazah yang Bisa Diselamatkan

Kebakaran melanda sebuah rumah dan bedeng berjumlah 8 pintu di Jalan Angkatan 45, Lorong Sampurna, Kelurahan Lorok

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan
KEBAKARAN-- Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api dari peristiwa kebakaran rumah dan bedeng 8 pintu di Jalan Angkatan 45, Lorong Sampurna, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Senin (20/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Api melalap habis satu rumah dua lantai dan bedeng delapan pintu di Lorok Pakjo.
  • Api diduga berasal dari lantai bawah, namun polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
  • Seluruh penghuni selamat, meski satu orang sempat sesak napas akibat menghirup asap.

 


TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -
 Kebakaran melanda sebuah rumah dan bedeng berjumlah 8 pintu di Jalan Angkatan 45, Lorong Sampurna, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Senin (20/4/2026) malam.

Pantauan Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, api melalap habis bangunan berlantai dua yang terdiri dari bahan kayu di lantai atas.

Adi (37), salah satu penghuni rumah, mengatakan bahwa api berasal dari lantai bawah. Saat itu ia sedang tertidur, kemudian dibangunkan oleh istrinya setelah mendengar salah satu keponakan menangis.

"Kejadian sekitar jam setengah delapan saya lagi tidur, terus dibangunkan istri," ujar Adi saat berada di lokasi.

Ketika bangun, ternyata api sudah dalam kondisi membesar dan sedang menjalar ke lantai atas. Tak ada barang-barang yang bisa diselamatkan selain dokumen penting dan ijazah.

"Api dari bawah lalu membesar. Sempat padam tapi karena sudah membesar dan di atas itu kayu, jadi api tak bisa dicegah," katanya.

Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendrawan, mengatakan bahwa penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Kebakaran satu rumah beserta rumah bedeng, ada delapan pintu. Penyebab kebakaran masih diselidiki. Sementara api diketahui berasal dari lantai bawah," ujar Hendrawan.

Ia menambahkan, ada satu orang yang sempat mengeluh sesak karena terlalu banyak menghirup asap, namun sudah ditangani secara medis.

"Semua penghuni selamat, tapi tadi ada satu orang dewasa (yang sesak), tidak apa-apa hanya terlalu banyak menghirup asap," tutupnya.

Api baru bisa padam sekitar pukul 21.05 WIB setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api.

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved