Berita Palembang
Serobot Antrean Solar, Sejumlah Pengendara di Palembang Terlibat Keributan, Videonya Viral
Insiden tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara.
Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Keributan di SPBU Poligon Palembang terjadi akibat seorang pengendara diduga menyerobot antrean solar hingga memicu cekcok warga.
- Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan berhasil mengendalikan situasi serta memediasi pihak yang terlibat.
- Kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan, dan warga diimbau tertib antre agar kejadian serupa tidak terulang.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Video keributan warga di SPBU Poligon, Kecamatan Gandus, Palembang, yang viral di media sosial akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak kepolisian.
Insiden tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan dipicu oleh seorang pengendara yang diduga menyerobot antrean pengisian bahan bakar berjenis solar sehingga memancing emosi warga lain di lokasi.
Menanggapi kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Gandus bersama Satreskrim Polrestabes Palembang langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Situasi di tempat kejadian perkara (TKP) pun berhasil dikendalikan, dan para pihak yang terlibat diamankan untuk dilakukan mediasi.
Baca juga: Tak Ada SPBU Terapung, Nelayan di Sungsang Banyuasin Terpaksa Beli Solar Tak Resmi Rp10 Ribu/Liter
Baca juga: Dipicu Mesin Pompa Solar Mati, Sopir Truk Tewas Usai Duel VS Satpam dan Pengawas SPBU di Palembang
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, menegaskan bahwa keributan terjadi akibat pelanggaran antrean oleh salah satu pengendara.
“Tindakan tersebut memicu cekcok antarwarga. Namun situasi berhasil segera kami kendalikan oleh personel di lapangan melalui pendekatan persuasif,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Jedi menambahkan, penanganan cepat dilakukan guna mencegah konflik meluas serta menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga memastikan permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Ia menegaskan, kehadiran polisi bukan merupakan reaksi atas viralnya video, melainkan bagian dari prosedur respons cepat terhadap laporan masyarakat.
“Personel kami sudah berada di lokasi dan menangani situasi sebelum video tersebut beredar luas. Ini merupakan bagian dari standar operasional kami dalam merespons setiap laporan warga,” jelasnya.
Atas kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tetap tertib saat mengantre di SPBU serta mengedepankan sikap saling menghormati guna menghindari konflik serupa.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Kronologi Pria di Palembang Diusir Dari Rumah Oleh Orang yang 2 Tahun Numpang, Dikejar Pakai Parang |
|
|---|
| 2 Tahun Menumpang, Pria di Palembang Malah Usir Pemilik Rumah dan Kejar Pakai Parang, Barang Dijual |
|
|---|
| Ratu Dewa Targetkan 8.000 Pemasangan dan Pergantian Unit Lampu Jalan di Palembang Tahun 2026 |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sumsel Dukung Usulan Kepala BBN Soal Larangan Vape: Cegah Kamuflase Narkoba |
|
|---|
| Penggerebekan di Gandus Palembang, Pengedar Narkoba Terciduk Simpan 10 Gram Sabu di Korek Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Serobot-Antrean-Solar-Sejumlah-Pengendara-di-Palembang-Terlibat-Keributan-Videonya-Viral.jpg)