Teror Bom Molotov di Palembang

Awal Mula Rumah Warga di Palembang Dilempar Bom Molotov, Terjadi 2 Kali, Pelaku Terekam CCTV

Indra (38) pemilik rumah yang menjadi korban teror bom molotov di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir

Dokumentasi/Tribunsumsel
TEROR BOM MOLOTOV - Aksi pelaku terekam CCTV saat aksi teror bom molotov di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, pada Selasa (24/3/2026) sekira pukul 02.24 WIB dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Teror bom molotov kembali menimpa rumah milik Indra (38) di Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, Palembang pada Selasa (24/3/2026) sekira pukul 02.24 WIB dini hari.
  • Saat kejadian, keluarga besar korban sedang berkumpul merayakan Lebaran keempat. Api sempat mengenai pekarangan, bemper mobil Honda Mobilio, dinding rumah, hingga rolling door usaha kebab di sebelahnya.
  • Beruntung, ibu korban yang sedang terbangun melihat kobaran api dan segera membangunkan keluarga untuk memadamkan api.

TRIBUNSUMSEL.COM - Indra (38) pemilik rumah yang menjadi korban teror bom molotov di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, pada Selasa (24/3/2026) sekira pukul 02.24 WIB dini hari.

Saat ditemui Tribun Sumsel, Kamis (26/3/2026), Indra menceritakan awal mula teror bom molotov yang terjadi di kediamannya dua kali.

Indra mengatakan kejadian pertama di bulan Januari, setelah tahun baru.

"Pada saat pelemparan bom molotov pertama kali itu terjadi Januari, kami tidak ada di rumah, keadaan rumah saat itu kosong, baru tahu kejadian itu pagi dilihat dari CCTV-nya kejadian pukul 03.00 dini hari," kata Indra.

Lebih lanjut, Indra mengatakan kejadian kedua kali rumahnya diteror bom molotov pada tanggal 24 Maret 2026.

"Dan kedua kejadian pada tanggal 24 Lebaran keempat, posisinya saat itu lagi kumpul keluarga dari luar kota di rumah, kalau saya sendiri enggak di sini," kata Indra.

Baca juga: Detik-detik Teror Bom Molotov di Palembang Terekam CCTV, Dilempar ke Rumah Warga, 2 Kali Terjadi

Indra menuturkan kejadian itu terjadi pada pukul 02.24 WIB.

"Tahu kejadian pelemparan itu pukul 02.24 dini hari, kalau lihat dari rekaman CCTV-nya kejadian kurang lebih 10 menit," tuturnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, sebelum melancarkan aksinya, pelaku sempat berputar-putar di lokasi kejadian hingga duduk.

"Pelakunya sempat mutar-mutar dulu, duduk dulu karena posisi aman baru melempar bom molotov," jelasnya.

Kejadian itu beruntungnya cepat diketahui hingga api berhasil dipadamkan.

"Pada saat kejadian pelemparan ada bunyi kebenaran ibu saya lagi ke toilet mengintip ke depan enggak tahunya ada api, jadi dibangunkan semua sepupu saya yang tidur langsung dipadamkan," terangnya.

"Api dilempar di pekarangan rumah," imbuhnya.

Menurut Indra, kejadian teror bom molotov yang terjadi dua kali di rumahnya, pelaku diduga orang yang sama.

Hal itu terlihat dari helm yang digunakan pelaku.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved