Berita Palembang

33 Perwira Polisi di Polrestabes Palembang Naik Pangkat, Terdiri Dari 8 Pamen dan 25 Pama

Ditengah guyuran hujan rintik, upaca kenaikan pangkat ini dipimpin Kapolrestabes Palembang, Brigjen Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK.

Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/andyka wijaya
NAIK PANGKAT -- Polrestabes Palembang menggelar upacara laporan kenaikan pangkat personel polri dan PNS di lingkungan Polrestabes Palembang, Jumat (2/1/2026), pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 198 personel Polrestabes Palembang, terdiri dari perwira, bintara, dan PNS, mengikuti upacara kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 
  • Acara ini dipimpin Kapolrestabes Brigjen Pol Dr Harryo Sugihhartono.
  • Kapolrestabes menegaskan kenaikan pangkat merupakan kehormatan dan amanah, bukan hak, yang diberikan atas dasar prestasi, dedikasi, dan loyalitas.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sejumlah anggota polisi dan PNS di Polrestabes Palembang menggelar upacara kenaikan pangkat di lingkungan Polrestabes Palembang, Jumat (2/1/2026), pagi.

Ditengah guyuran hujan rintik, upaca kenaikan pangkat ini dipimpin Kapolrestabes Palembang, Brigjen Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK.

Dimana ada sekitar 198 orang yang mengikuti upacara laporan kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 yang terdiri dari 33 orang perwira, yakni 8 orang Perwira Menengah (Pamen), dan 25 orang Perwita Pertama (Pama), 160 orang bintara, 5 orang PNS,

"Ini merupakan momen yang dinantikan pada personel maupun PNS kita yang telah berkesempatan mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi," katanya. 

Harryo menyampaikan apresiasi dan selamat bagi personel dan PNS yang telah mendapatkan kesempatan emas tersebut, dengan harapan kenaikan pangkat ini dapat memberikan yang terbaik.

Harryo juga menegaskan bahwa upacara laporan kenaikan pangkat ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan pimpinan Polri kepada anggotanya.

Sekaligus untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap profesi Polri sebagai insan Bhayangkara dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Lebih lanjut disampaikan Jenderal bintang 1 ini bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak, melainkan kehormatan dan penghargaan yang diberikan pimpinan kepada personel yang mampu menunjukkan prestasi, dedikasi, dan loyalitas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. 

Baca juga: 59 Polisi Lubuklinggau Naik Pangkat, Kapolres Singgung Soal Tanggung Jawab dan Tantangan Lebih Besar

Baca juga: 93 Personel Polres OKI Naik Pangkat di Akhir Tahun 2025, Kapolres Ini Bukan Hadiah Otomatis

Kenaikan pangkat juga merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijunjung tinggi dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Harryo menekankan bahwa kenaikan pangkat tidak diperoleh secara otomatis, melainkan melalui proses selektif yang mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kinerja, mental dan kepribadian, hingga kelengkapan persyaratan administrasi lainnya.

“Oleh karena itu, kepada seluruh personel yang telah dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi, saya harapkan agar semakin termotivasi untuk meningkatkan semangat, profesionalisme, serta kinerja dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Ia mengucapkan semoga senantiasa mendapatkan keberkahan serta semakin amanah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved