Natal dan Tahun Baru 2026

Waspada Bencana dan Nataru 2026, PU Bina Marga Sumsel Siapkan Alat Berat Hingga Jembatan Bailey

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Affandi, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pemantauan di daerah-daerah rawan bencana. 

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres Lahat
ILUSTRASI LONGSOR - Anggota Polsek Tanjung Sakti bersama warga ketika di lokasi longsor di Lubuk Dendan, Dusun Pulau Timun, Desa Tanjung Sakti, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Jumat (5/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Dinas PU Bina Marga Sumsel meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan pemantauan rutin di daerah rawan longsor dan menyiagakan alat berat di setiap UPTD.
  • Dua dari empat jembatan Bailey sudah terpasang di Empat Lawang dan Prabumulih, sementara sisanya disiagakan untuk kondisi darurat
  • Menjelang Nataru, kemantapan jalan provinsi mencapai sekitar 90 persen dan infrastruktur dipastikan siap mendukung mobilitas masyarakat.

 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan longsor dan kerusakan infrastruktur jalan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Affandi, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pemantauan di daerah-daerah rawan bencana. 

Selain itu, alat berat telah disiagakan di setiap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) guna memastikan penanganan cepat apabila terjadi longsor.

“Kami tetap melakukan pantauan, terutama untuk daerah rawan bencana. Alat berat sudah disiapkan di setiap UPTD untuk bergerak cepat jika terjadi longsor,” kata Affandi, Senin (22/12/2025). 

Ia juga menegaskan kesiapan jembatan Bailey sesuai arahan Gubernur Sumsel untuk kebutuhan yang sangat mendesak.

Salah satu contohnya terjadi di wilayah Muara Dua, ketika Gubernur memerintahkan kesiapan jembatan Bailey dan langsung ditindaklanjuti oleh PU Bina Marga dengan mobilisasi hingga pemasangan jembatan.

“Begitu ada perintah, langsung kita siapkan jembatan Bailey dan dilakukan pemasangan,” katanya.

Baca juga: Seluruh Kecamatan di OKU Timur Sumsel Diprediksi Berawan Senin 22 Desember 2025

Baca juga: Daftar PJU Polda Sumsel Dirotasi, Wakapolda Hingga Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihartono

Affandi menjelaskan, untuk kondisi jalan di wilayah kabupaten, masing-masing UPTD telah memahami ruas jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan prioritas, terutama jalan-jalan vital.

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), PU Bina Marga Sumsel memastikan seluruh persiapan infrastruktur berjalan optimal.

Pekerjaan jalan yang bersifat kontraktual hampir seluruhnya telah selesai, dengan tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai sekitar 90 persen.

“Untuk persiapan Nataru kami sudah siap. Pekerjaan jalan hampir semuanya selesai dan pemantauan tetap dilakukan di masing-masing kabupaten,” kata Affandi.

Saat ini, Pemprov Sumsel memiliki empat unit jembatan Bailey.

Dua di antaranya telah terpasang, masing-masing di Kabupaten Empat Lawang dan Kota Prabumulih, sementara dua unit lainnya masih dalam kondisi siaga.

Affandi berharap jembatan Bailey tersebut tidak perlu digunakan.

“Kami tidak menyarankan jembatan Bailey ini digunakan, karena kalau digunakan berarti ada bencana. Tapi namanya bencana, kita tidak pernah tahu, sehingga tetap harus disiapkan,” katanya.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved