Demo di Jawa Barat
'Belaian Kasih Sayang', Sikap Dedi Mulyadi setelah Dilempar Botol dan Kepala Dipukul Kayu saat Demo
Alih-alih tersulut emosi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menunjukkan sikap tenang setelah dilempar botol dan kayu, ia NGAKU sebagai belaian sayang
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
"Tangkap, tangkap, saha ieu teh, tangkap," seruan teriakan massa.
"Revolusi, revolusi," teriakan massa.
Kerusuhan pertama pecah di Jalan Diponegoro saat massa membakar Pos Polisi di Gedung DPRD Jabar.
Pos polisi itu dibakar sampai rusak parah.
Setelah membakar pos polisi, massa berkumpul di depan Gedung DPRD Jabar dan di sekitar Gedung Sate dan Gasibu.
Poin Penting Kerusuhan Demo di Bandung
Pembakaran dan Vandalisme: Massa membakar pos polisi di Jalan Diponegoro dan videotron di Cikapayang. Dinding pos polisi dipenuhi coretan vandalisme.
Aksi Massa: Ratusan pendemo bertahan hingga malam hari, membakar ban, dan berusaha menerobos masuk Gedung Sate setelah gagal menjebol Gedung DPRD Jabar.
Bentrokan dengan Aparat: Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, yang dibalas dengan pelemparan berbagai benda, termasuk bambu.
Korban Luka: Sejumlah pendemo dilarikan ke Kampus Unisba dan rumah sakit karena mengalami sesak napas, mata terkena gas air mata, dan luka-luka. Hingga pukul 17.30 WIB, tercatat 81 korban dilarikan ke Unisba.
(*)
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.