Demo di Makassar
Sosok 4 Korban Tewas Dalam Kebakaran Gedung DPRD Makassar saat Demo, Staf PDIP hingga Kasi Kesra
Mereka yang meninggal Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful (43), anggota Satpol PP Budi Haryadi (30), Fotografer Humas DPRD Abay dan staf PDIP
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebanyak empat orang menjadi korban tewas dalam insiden kerusuhan demo membakar kantor DPRD Makassar Jl Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam.
Mereka yang meninggal Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful (43), anggota Satpol PP Budi Haryadi (30), Fotografer Humas DPRD Muhammad Akbar Basri alias Abay dan staf Anggota DPRD Fraksi PDIP Andi Tenri Uji, Sarinawati (26).
Syaiful dan Budi Haryadi meninggal usai lompat dari lantai 4 atau atap gedung DPRD Makassar.
Baca juga: Demo Ricuh, Gedung DPRD Makassar Dibakar, 3 Orang Tewas Termasuk Pejabat usai Lompat dari Lantai 4
Keduanya mencoba menyelamatkan diri ditengah kepungan asap dan api yang sudah mencapai puncak gedung.
Namun nahas, keduanya tak selamat.
Saiful meninggal di RS Grestelina meski petugas medis berusaha menyelamatkan.
Sementara Budi Haryadi meninggal di Rumah Sakit Primaya.
Sementara Abay dan Sarinawati ditemukan tak bernyawa di TKP.
Keempatnya berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara alias ASN.
Keduanya berada di ruangan yang sama saat kejadian, tepat di salah satu ruangan yang ada di lantai 3 DPRD Makassar. Keduanya bersembunyi saat massa merengsek masuk dan menjajal ruangan gedung tersebut.
Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara, dan telah dipulangkan ke rumah duka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat empat pegawai jadi korban luka-luka dalam insiden hebat di DPRD Makassar, Jumat (29/8/2025) malam.
Baca juga: Detik-detik Dedi Mulyadi Dilempari Botol Hingga Kepala Dipukul Kayu saat Temui Pendemo, Mata Memerah
Satu masih kritis di RS Grestelina, dan tiga lainnya mengalami luka.
Aksi pembakaran bermula dari pendemo yang menggelar aksi solidaritas atas tewasnya driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21).
Ia meregang nyawa setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Korps Brimob Polri di Jakarta, pada Kamis (28/8/2025) kemarin.
Sedangkan demo depan gedung DPRD Makassar di Jalan Andi Pangerang Pettarani Blok E No. 1-2, sudah berlangsung sejak Jumat (29/8/2025) malam hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari.
Kronologi Tewasnya Syaiful
Dirangkum dari Tribun-Timur.com, kejadian bermula saat massa demo mulai melakukan pembakaran di DPRD Makassar.
Lokasi persisnya berada di Jalan Andi Pangerang Pettarani Blok E No. 1-2.
Akibatnya sejumlah mobil dan gedung DPRD dilalap si jago merah.
Saat demo berlangsung, di waktu bersamaan digelar rapat membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
Rapat dihadiri dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Andi Zulkifli Nanda, dan beberapa anggota DPRD Makassar.
Sekira pukul 20.30 Wita, rapat paripurna terpaksa dibubarkan setelah massa berhasil masuk ke area gedung.
Kepala daerah dan anggota dewan menyelamatkan diri dan meninggalkan lokasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, M Dahyal membenarkan, para peserta rapat telah dievakuasi.
Pak wali, Bu wawali dan Pak Sekda tadi dievakuasi pakai motor," katanya, dikutip dari Tribun-Timur.com, Jumat (29/8/2025).
"Kami sudah saling telpon, sudah berhasil keluar dari gedung," tandasnya.
Di lokasi juga ada sejumlah staf DPRD Makassar, termasuk korban Syaiful bersama dua orang lainnya.
Ketiganya kemudian loncat dari balkon lantai 4 untuk menyelamatkan diri.
Api kala itu sudah mengepung gedung DPRD Makassar.
"Ada korban 3 orang loncat dari Gedung," tambah M Dahyal.
Syaiful lantas dibawa ke Rumah Sakit Grestelina guna mendapatkan perawatan.
Namun takdir berkata lain, korban dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 23.53 Wita.
Meninggalnya Syaiful dikonfirmasi Kepala Dinas Kominfo Makassar Muhammad Roem.
"Bapak Kasie Kesra Kecamatan Ujung Tanah meninggal," katanya.
Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq membenarkan adanya tiga korban tewas butut pembakaran gedung DPRD Makassar.
"Sampai saat ini ada tiga korban jiwa (meninggal dunia)," katanya, dikutip dari Tribun-Timur.com, Sabtu.
Anwar melanjutkan selain 3 korban tewas, masih ada sejumlah staf DPRD Makassar yang dirawat di rumah sakit.
Mereka sebelumnya berusaha menyelamatkan diri dari insiden kebakaran. Bahkan, ada yang nekat melompat dari lantai 4.
Anwar berharap tidak ada korban jiwa lagi.
"Semoga semua bisa bertahan dan tidak ada korban kehilangan nyawa lagi," tegasnya.
Terakhir, Anwar berharap masyarakat tidak anarkis.
Mereka diminta untuk saling menghormati satu sama lain.
"Kami imbau masyarakat tenang, kita dikenal saling menghargai saling menyayangi, jangan ada tindakan anarkis, jangan terprovokasi," tutupnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judulDelapan Korban Insiden DPRD Makassar, 4 Meninggal Dunia Satu Kritis 3 Luka
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.