Pembunuhan Kacab Bank di Jaktim

Keberadaan Istri Dwi Hartono usai Suami Ditangkap Otaki Pembunuhan Kacab Bank, Sempat Live Julan

Andreana istri Dwi Hartono sempat aktif bermedia sosial dan siaran langsung atau Live di Instagram dan Tiktok berjualan baju, kini mendadak hilang

|
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
IG/klanhartono
ISTRI OTAK PEMBUNUHAN- Dwi Hartono bersama istrinya, Andreana Wulandari saat berada di three natural bridge scenic area, di wulong, China. (kanan) Istri DH atau Dwi Hartono, salah seorang tersangka otak penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN, Ilham Pradipta (37), turut menjadi sorotan publik. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Keberadaan Andreana Wulandari, istri DH atau Dwi Hartono, salah seorang tersangka otak penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN, Ilham Pradipta (37), kini dipertanyakan.

Setelah ramai dengan pemberitaan yang menyeret suaminya pada pusaran kasus pembunuhan kepala cabang bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta, akun media sosial Andreana kini menghilang.

Padahal sebelumnya, Andreana cukup aktif bermedia sosial dan sempat melakukan siaran langsung atau Live di Instagram dan Tiktok.

Baca juga: Fakta Eras Tersangka Penculikan Kacab Bank BUMN Dulunya Mantan Atlet Kickboxing, Kenal Dekat Oknum F

Terakhir Andreana memposting ulang siaran langsungnya saat tengah jualan baju bisnisnya pada 13 Agustus 2025 sebelum penangkapan suaminya.

Diketahui, ia sendiri menjalani bisnis fashion wanita bernama Wdfashion99 secara online.

Aktivitas jualan itu dilakukannya lewat platform TikTok dan sejumlah media sosial lainnya.

Sebelum penangkapan, Andreana terlihat kerap muncul dalam berbagai unggahan media sosial Dwi Hartono, dengan menampilkan gaya hidup mewah.

Sebagai pasangan yang dikenal dengan julukan 'Crazy Rich', Dwi Hartono kerap mengajak istri dan anak-anaknya berliburan ke luar negeri.

Dalam beberapa postingan terakhir di media sosial mereka, pasangan tersebut tengah berlibur ke Tiongkok, China pada Juli 2025.

Kini, dugaan kaburnya sang istri Dwi Hartono diungkap lewat postingan Akun TikTok obat nyamuk yang mengaku sebagai mantan karyawan Hartono.

Lewat postingannya, akun tersebut bercerita bahwa kondisi ekonomi DH dan sang istri memang sedang tak baik saja selama tiga tahun belakang.

"Kemungkinan iya, dia sama istrinya jadi dalang. 3 tahun terakhir emang udah bangkrut," katanya.

Dan yang membuat terkejut, menurutnya sang istri sudah melarikan lebih dulu.

"Istrinya udah kabur duluan," katanya.

Baca juga: Sosok Andreana Wulandari, Istri Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Pengusaha Fashion

Ia mengaku mendapat bocoran dari pegawai Hartono yang mendapati Adreana pergi bersama sang anak.

"Orang dalem kak, sesama mantan karyawan. Rumahnya didatengin intel jam 3, karyawan di sana gak ada yang tau. Pas dicek di CCTV ternyata udah pada kabur," tulisnya.

Baca juga: Rekam Jejak DH, Diduga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Crazy Rich Jambi Pernah Curhat Kebangkrutan

Dia memperjelas, sang istri kabur tengah malam bersama anaknya.

"Iya kabur duluan jam 12 malem sama anak-anaknya pas dicek di CCTV," katanya.

Namun begitu informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya, karena Tribunnewsumsel.com belum melakukan konfirmasi ke pihak berwajib.

Sebelumnya, Polisi membenarkan salah satu pelaku yang ditangkap dalam kasus penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta adalah DH atau Dwi Hartono dikenal sebagai pengusaha.

Dwi Hartono merupakan pengusaha asal Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi. 

Hal itu dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi, Selasa (26/8/2025).

"Saya nggak boleh sebut nama hanya membenarkan," ucapnya kepada Tribunnews.com.

Ade Ary juga tidak menampik tersangka Dwi Hartono melakoni bisnis bimbel.

"Iya benar pengusaha itu," ungkapnya.

Saat ditanya kembali apakah DH menjadi aktor utama tindak pidana penculikan dan pembunuhan, Kombes Ade Ary pun tak menampik.

"Dia salah satu aktor penculikan," tukasnya.

Baca juga: Hancur Citra Dermawan Dwi Hartono, Warga Jambi Kecewa Sang Motivator Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Sebelumnya, DH, bersama dua rekannya YJ dan AA ditangkap pada Sabtu (23/8/2025) sekira pukul 20.15 WIB di daerah Jawa Tengah.

Sementara tersangka C ditangkap di daerah Pantai Indah Kapuk (PIK), Kota Jakarta Utara pada Minggu (24/8/2025) sekira pukul 15.30 WIB.

Kini polisi telah menetapkan empat orang aktor intelektual penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang bank BUMN itu sebagai tersangka.

Adapun tiga pelaku yang ditangkap dari dalam mobil itu diduga merupakan aktor intelektual di balik penculikan dan pembunuhan kacab bank Ilham Pradipta.

Mereka adalah DH, YJ, dan AA, yang ditangkap di jalan raya daerah Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB.

Sementara itu, satu aktor intelektual lainnya di balik kasus ini, pria berinisial C, baru ditangkap Minggu (24/8/2025) sore  sekira pukul 15.30 WIB di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim pun membenarkan penangkapan ini.

"Benar (sudah ditangkap empat orang)," ucap Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Minggu (24/8/2025).

Saat ini, keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif untuk pendalaman kasus.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah mendalami peran empat tersangka baru yang ditangkap Subdit Jatanras terkait penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN, MIP (37), yang ditemukan tewas di Bekasi, Jawa Barat.

“Saat ini, para tersangka sedang dilakukan pendalaman secara intensif," kata Abdul Rahim.

Abdul memastikan keempat tersangka tersebut adalah aktor utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan MIP.

Beberapa waktu lalu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap empat pria terduga penculik MIP. 

Mereka adalah AT, RS, dan RAH yang ditangkap di Jalan Johar Baru III No. 42, Jakarta Pusat.

Selain itu, pelaku EW ditangkap saat tiba di bandara NTT untuk melarikan diri.

"(Pelaku yang ditangkap sekarang) beda dengan empat orang yang diamankan kemarin,” kata Abdul.

15 Orang Ditangkap

Seperti diketahui, kasus kematian Kepala Cabang Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta ini sementara masih dalam pendalaman polisi. 

Berdasarkan update tersebut dari Polda Metro Jaya, pendalam kasus ini masih berlangsung. 

Seperti yang diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indraldi.

"Saat ini kami masih terus bekerja, setidaknya kami update ada 15 orang yang diamankan," kata Ade Ary dikutip dari Youtube Kompas TV, Selasa (26/8/2025). 

Dia menjelaskan bahwa personel yang dilibatkan dalam penanganan kasus ini merupakan tim gabungan. 

Yaitu melibatkan Subdit Resmob, Subdit Jatanras, dan Polres Metro Jakarta Timur. 

Dia menjelaskan, 15 orang ini berhasil diamankan oleh tim polisi yang berbeda. 

"Enam orang diantaranya diamankan oleh rekan-rekan Subdit Resmob, kemudian sembilan orang lainnya itu yang mengamankan adalah Subdit Jatanras," kata Ade. 

Untuk peran para pelaku hingga motif, kata Ade, sementara ini masih didalami. 

"Perannya masing-masing masih didalami, dipastikan secara pasti, sehingga nanti bisa disimpulkan dari 15 orang ini perannya masing-masing apa," katanya. 

"Berapa orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ?, atau kemungkinan lainnya bagaimana ?, ini masih terus kita kembangkan," imbuhnya.  

 (*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved