Kepala BGN Dicopot
Duduk Perkara Eks Kepala BGN Dadan Hindayana & Wakilnya Resmi Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
Eks Kepala Badan Gizi Nasional(BGN) Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung membenarkan tengah menggeledah kantor BGN Jakarta.
Penggeledahan tersebut dilakukan di tengah sorotan terhadap lembaga tersebut setelah pergantian jajaran pimpinannya.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M. Jeffry kepada Kompas.com, Rabu.
Petugas keamanan kantor BGN menyebut penggeledahan dimulai sejak Rabu dini hari tadi.
Para karyawan BGN tidak diperbolehkan masuk ke dalam kantor selama penggeledahan masih berlangsung.
Mereka menunggu di sejumlah tempat, ada yang duduk di area luar gedung, di depan lobi, maupun di dalam lobi.
Presiden Tidak Ingin Ada Korupsi
Langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan bersih-bersih di instansi baru yang memegang program strategis nasional.
Kepala Negara secara resmi mencopot Irjen (Purn.) Sony Sonjaya dari posisinya di Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto ingin tidak ada korupsi hingga penyimpangan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).
Dudung menekankan, Prabowo ingin setiap anggaran negara yang dikeluarkan untuk program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan menguntungkan kelompok tertentu.
"Keinginan Bapak Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal, tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul Bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," ucap Dudung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026), dilansir dari Kompas.com.
Dudung mengatakan Presiden RI juga ingin Indonesia memiliki sumber daya manusia yang unggul dengan adanya program MBG.
Oleh karena itu, Dudung menilai perombakan pimpinan BGN sebagai langkah yang tepat untuk mengikuti keinginan Prabowo.
"Sehingga langkah yang tepat, saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel," ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.
Dudung juga meyakini, Prabowo punya pertimbangan dan mendapat banyak masukan sebelum mengganti pimpinan di BGN.
"Saya rasa itu presiden, saya yakin bapak presiden sudah mendapat masukan-masukan," ujar dia.
(*)
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Kepala BGN Dicopot
Badan Gizi Nasional (BGN)
Dadan Hindayana
Lodewyk Pusung
Irjen Pol Sony Sonjaya
Meaningful
| Profil Lodewyk Pusung Eks Wakil Kepala BGN Ditangkap Kejagung Usai Dicopot Prabowo, Eks Pangdam |
|
|---|
| Kronologi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN Ditangkap Usai Dicopot, Berbaju Tahanan dan Tangan Diborgol |
|
|---|
| Ini Tanggapan Mahfud MD Soal Langkah Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN |
|
|---|
| Sosok Irjen Purn Sony Sonjaya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru Dicopot Presiden Prabowo |
|
|---|
| Ada Skandal Jual Beli Dapur MBG, Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Mantan-Kepala-Badan-Gizi-Nasional-BGN-Dadan-Hindayana-bersama-dua-mantan-Wa.jpg)