Listrik Padam di Sumatra
Profil Darmawan Prasodjo, Dirut PT PLN yang Minta Maaf Imbas Listrik Padam Massal di Sumatra
Darmawan lahir di Magelang pada 19 Oktober 1970. Ia merupakan seorang akademisi berlatar belakang kuat di bidang komputer dan ekonomi energi terapa
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Selain di bidang profesional dan akademis, Darmawan Prasodjo juga sempat berkiprah di panggung politik nasional.
Ia bergabung sebagai kader PDI-Perjuangan (PDI-P) dan mendaftar sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah pada Pemilu Legislatif 2014.
Dapil V tersebut meliputi wilayah Karesidenan Surakarta yang mencakup Kota Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali. Namun, langkahnya menuju Senayan terhenti karena kalah perolehan suara, salah satunya dari Puan Maharani.
Meski gagal lolos parlemen, kedekatannya di lingkaran PDI-P membawa Darmawan dipercaya menjadi tim ahli pendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-JK pada Pilpres 2014.
Perannya adalah memberikan masukan strategis saat debat capres-cawapres. Sebagai penasihat di sektor ekonomi dan energi, namanya pun mulai kerap wara-wiri di berbagai pemberitaan media massa nasional.
Karier daratannya berlanjut ke lingkaran Istana. Darmawan Prasodjo pernah menjabat sebagai Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas di Kantor Staf Presiden (KSP) periode 2015–2019.
Jabatan mentereng tersebut ia dapatkan saat diangkat oleh Luhut Binsar Pandjaitan, yang ketika itu menjabat sebagai Kepala KSP.
Kembali Dipercaya Pimpin PLN di Periode Kedua
Kepercayaan pemerintah terhadap kepemimpinan Darmawan terbukti sangat kuat.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN yang berlangsung pada Kamis (14/11/2024), Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero).
Putusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-270/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.
Dalam beleid itu disebutkan bahwa masa jabatan periode pertama Darmawan sebenarnya berakhir pada 23 Desemeber 2024.
Namun, pemerintah memilih memperpanjang masa pengabdiannya untuk menakhodai PLN di periode kedua. Keputusan serupa juga berlaku bagi Sinthya Roesly yang kembali diangkat untuk melanjutkan posisinya sebagai Direktur Keuangan PLN pada periode kedua.
Kini, di tengah masa jabatan keduanya, kemampuan strategis sang doktor ekonomi energi ini kembali diuji untuk menyelesaikan krisis gangguan listrik domino yang tengah melanda wilayah Sumatera.
(*)
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Listrik Padam Massal di Sumatra, Dirut PLN Minta Maaf dan Ungkap Penyebab |
|
|---|
| Sempat Padam Massal, PLN Pastikan Listrik Sumsel & Bengkulu Pulih 100 Persen, Jambi Menyusul |
|
|---|
| Ogan Ilir Sempat Blackout 7 Jam, Warga Sempat Resah Soal Isu di Sosmed, Kini Listrik Kembali Menyala |
|
|---|
| Cerita di Balik Lampu Padam di Pagar Alam, Warga Pilih Tak Nyalakan Lilin karena Takut Kebakaran |
|
|---|
| Bukan Blackout, PLN UIW S2JB Sebut Mati Lampu Massal di Sumsel Akibat Gangguan Transmisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/dirut-pln-sekarang-Darmawan-Prasodjo.jpg)