Berita Nasional

Kondisi Terkini 9 WNI yang Diculik Israel, Semua dalam Keadaan Sehat

“Alhamdulilah saya mendapat kabar bahwa 9 WNI yang diculik oleh militer Israel kondisinya sehat, baik-baik saja,” kata Andi, Rabu, (20/5/2026), diku

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/@rherubowo
DITANGKAP ISRAEL - Momen sejumlah jurnalis dan aktivis asal Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 berfoto di pantai laut Mediterania sebelum ditangkap militer Israel. 

Ringkasan Berita:
  • Sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia yang membawa misi kemanusiaan ke Palestina dicegat militer Israel saat berada di perairan internasional.
  • Dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah, termasuk dalam rombongan yang diamankan.
  • Berdasarkan informasi terbaru, seluruh WNI disebut dalam kondisi sehat dan saat ini berada di Kota Ashdod sambil menjalani pemeriksaan dokumen oleh pihak Israel.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Situasi mencekam dialami sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan menuju Palestina setelah kapal yang mereka tumpangi dicegat militer Israel. 

Insiden tersebut sempat memicu kekhawatiran publik.

Kesembilan WNI itu merupakan bagian dari Global Peace Convoy Indonesia yang ikut dalam pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. 

Setelah kapal mereka dihentikan di perairan internasional, para peserta misi dilaporkan dibawa oleh pihak militer Israel untuk menjalani pemeriksaan.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, mengatakan dirinya memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi para WNI tersebut. 

Dua jurnalis Republika yang ikut dalam rombongan diketahui bernama Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah.

Baca juga: PFI Pusat Kecam Keras Israel yang Tahan Dua Wartawan Foto Republika di Perairan Internasional

“Alhamdulilah saya mendapat kabar bahwa 9 WNI yang diculik oleh militer Israel kondisinya sehat, baik-baik saja,” kata Andi, Rabu, (20/5/2026), dikutip dari Kompas TV.

Andi menyebut informasi itu diperoleh dari seseorang yang memiliki akses komunikasi langsung dengan pihak di Israel, meski identitas sumber tersebut tidak diungkap ke publik.

Menurut informasi yang diterimanya, para WNI telah menjalani pemeriksaan tahap awal terkait identitas dan kemungkinan keterlibatan dengan organisasi tertentu.

“Yang kedua, kemudian lanjut dengan pemeriksaan dokumen, tapi ini tertunda karena saat ini lagi hari keagamaan di Israel, banyak libur gitu,” ujar Andi.

Ia berharap seluruh proses berjalan lancar agar kesembilan WNI tersebut segera dipulangkan ke Indonesia melalui proses deportasi.

Informasi terakhir menyebut para WNI kini berada di Ashdod, kota pelabuhan yang berada sekitar 40 kilometer dari Gaza dan kerap menjadi lokasi pemeriksaan terhadap kapal yang dicegat.

“Biasanya orang-orang yang ditangkap di perairan internasional itu dibawa ke Ashdod. Di situ kemudian mereka diperiksa, diinterogasi, disita dokumennya, dan lain-lain,” ucapnya.

WNI DITANGKAP ISRAEL - WNI kembali ditangkap Israel. Penangkapan kedua ini terjadi pada Selasa (19/5/2026) sehari setelah penangkapan pertama.
WNI DITANGKAP ISRAEL - WNI kembali ditangkap Israel. Penangkapan kedua ini terjadi pada Selasa (19/5/2026) sehari setelah penangkapan pertama. (Tribunnews.com)

Identitas 9 WNI yang ditangkap

Berikut identitas warga Indonesia yang ditangkap Israel.

1. Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved