KPK OTT Bupati Cilacap
Profil Kombes Pol Budi Adhy Buono Kapolresta Cilacap Diduga Calon Penerima THR Bupati Cilacap
KPK bongkar penerima dana THR dari Bupati Cilacap salah satunya adalah petinggi kepolisian, yaitu Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan catatan daftar calon penerima dana tunjangan hari raya (THR) dari hasil pemerasan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
- Salah satu pihak Forkopimda yang akan menerima dana tersebut adalah petinggi kepolisian, yaitu Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono.
- Budi memiliki rekam jejak yang solid di Polda Jateng, termasuk menjadi Kapolres Demak dan Kabag Binkar Biro SDM Polda Jateng.
TRIBUNSUMSEL.COM - Nama Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono, turut terseret dalam pusaran kasus korupsi dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Dari pengembangan kasus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan catatan daftar calon penerima dana tunjangan hari raya (THR) Syamsul Auliya.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan dana terkumpul total Rp750 juta tersebut rencananya akan dibagikan kepada sejumlah pihak yang tergabung dalam Forkopimda.
Asep menyebut salah satu pihak Forkopimda yang akan menerima dana tersebut adalah petinggi kepolisian, yaitu Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono.
“Diperoleh informasi bahwa uang tersebut bahkan sudah di goodie bag untuk Forkopimda. Salah satu Forkopimda itu adalah Polres, Kapolres di situ,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (14/3/2026), dilansir dari Tribunnews.com.
Baca juga: Bupati Cilacap Ancam Mutasi Jika Tak Setor Paksa Setoran THR , Penerima Ada Jaksa Hingga Polisi
Karena adanya rencana pemberian dana kepada unsur Forkopimda tersebut, KPK memilih tidak melakukan pemeriksaan para pihak yang ditangkap di Polresta Cilacap.
Diketahui, Bupati Cilacap dan Sekretaris Daerah (Sekda) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengumpulan THR dari sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
KPK menduga dana yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk pemberian THR kepada pihak eksternal yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tetapi juga diduga untuk kepentingan pribadi.
Profil Kombes Pol Budi Adhy Buono
Budi Adhy Buono merupakan seorang perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Nama lengkapnya adalah Kombes Pol Budi Adhy Buono, S.H., S.I.K., M.H.
AKBP Budi Adhy Buono adalah alumni Akpol 2002.
Melansir Sekretariat Daerah Kab Cilacap, Ia merupakan kelahiran asli Cilacap yang memimpin Polresta Cilacap per Agustus 2025.
Budi memiliki rekam jejak yang solid di Polda Jateng, termasuk menjadi Kapolres Demak dan Kabag Binkar Biro SDM Polda Jateng.
Sebelumnya, tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Maluku Barat Daya pada Juli 2020.
Baca juga: Modus Kasus THR Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Hingga Diciduk KPK, Palak Kadis Rp75-100 Juta
Ia juga pernah mengemban jabatan status Pelaksana tugas atau Plt.Kapolres Boyolali hanya empat bulan.
Kemudian, pada Juli 2021, Budi Adhy kemudian dimutasi menjadi Kapolres Demak.
Kombes Pol Budi Adhy Buono
Kapolresta Cilacap
KPK OTT Bupati Cilacap
Bupati Cilacap
THR
Cilacap
Syamsul Auliya Rachman
| Bantahan Kombes Budi Adhy Buono Kapolresta Cilacap Disebut KPK Calon Penerima THR Bupati Cilacap |
|
|---|
| Harta Kekayaan Kombes Pol Budi Adhy Buono, Kapolresta Cilacap Terseret Kasus Bupati Cilacap |
|
|---|
| Bupati Cilacap Ancam Mutasi Jika Tak Setor Paksa Setoran THR , Penerima Ada Jaksa Hingga Polisi |
|
|---|
| Modus Kasus THR Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Hingga Diciduk KPK, Palak Kadis Rp75-100 Juta |
|
|---|
| Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilacap Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Pemerasan THR Lebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/KPK-bongkar-penerima-dana-THR-dari-Bupati-Cilacap-salah-satunya-adalah-petinggi-kepolisian.jpg)