Israel dan Amerika Serang Iran

Pemerintah Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas Bersama Anak, Menantu, dan Cucunya

Pernyataan resmi dikeluarkan pemerintah Iran terkait kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Tayang:
Editor: Moch Krisna
(DW/Tasnim)
Ayatollah Ali Khamenei 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Iran resmi mengumumkan syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
  • Iran menetapkan 40 hari masa berkabung nasional dan 7 hari libur umum sebagai bentuk penghormatan atas kehilangan besar tersebut.
  • Teheran menegaskan bahwa kejahatan ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan dan akan menjadi babak baru perlawanan umat Islam terhadap AS-Zionis.

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Pernyataan resmi dikeluarkan pemerintah Iran terkait kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Selain Ali Khamenei, serangan gabungan AS dan Israel juga turut menewaskan putri, menantu, dan cucu pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Berikut pernyataan pemerintah Iran melansir dari Tribunnews.com, Minggu (1/3/2026)

Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
"Orang-orang yang berbuat zalim akan mengetahui ke mana mereka akan dikembalikan." (Surat Asy-Syu’ara Ayat 227)

Rakyat Iran yang terhormat dan penuh kebanggaan!

Dengan kesedihan dan duka mendalam, diumumkan bahwa setelah serangan brutal oleh pemerintah kriminal Amerika dan rezim Zionis yang keji, teladan iman, jihad, dan perlawanan, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Agung Imam Khamenei, telah meraih anugerah besar berupa kesyahidan.

Beliau adalah penerus sejati Ruhullah (Imam Khomeini) yang selama lebih dari 37 tahun kepemimpinan bijak, memegang panji terdepan Islam dengan keberanian dan iman teguh, membuka babak baru dalam sejarah pemerintahan Islam, dan hingga akhir hayatnya yang penuh berkah, memimpin umat Islam melawan kekafiran, tirani, dan kesombongan.

 

IRAN DISERANG - Serangan AS dan Israel menyasar ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa kota lainnya pada Sabtu (28/2/2026). Presiden AS Donald Trump menegaskan serangan dilakukan demi melindungi rakyatnya dari rezim Khamenei.
IRAN DISERANG - Serangan AS dan Israel menyasar ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa kota lainnya pada Sabtu (28/2/2026). Presiden AS Donald Trump menegaskan serangan dilakukan demi melindungi rakyatnya dari rezim Khamenei. (Istimewa/Tangkapan layar dari akun X Global Eye)

 

Syahid yang mulia, Ayatollah Agung Imam Khamenei, teladan pengorbanan dan perlawanan di era kini, adalah “Imam janji tulus, Imam harapan dan kekuatan” di benak kaum merdeka, tertindas, dan para pejuang dunia.

Namanya akan abadi bersama “Khomeini Sang Agung” di hati bangsa-bangsa dunia. Keilmuan luas, penguasaan ilmu kontemporer, kebijaksanaan, pandangan jauh, iman murni, ketulusan dalam amal, tekad baja, keyakinan mendalam pada kata dan perbuatannya, keberanian tiada banding, pengetahuan agama yang luas, jiwa lembut dan suci, serta harapan dan tawakal kepada Sang Pencipta adalah ciri khas luar biasa dari pribadi besar ini yang jarang ditemukan pada pemimpin politik mana pun.

Pemerintah Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa atas kehilangan besar ini kepada Qa’im al-Mahdi (semoga jiwa kami dikorbankan untuk beliau), bangsa Iran yang mulia, umat Islam yang agung, dan seluruh kaum merdeka di dunia.

Sebagai bentuk simpati kepada bangsa Iran yang tangguh, pemerintah menetapkan 40 hari berkabung nasional dan 7 hari libur umum.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved