Israel dan Amerika Serang Iran

Iran Ancam Lumpuhkan Jalur Pelayaran Internasional Secara Total

Militer Iran secara resmi menyatakan kesiapannya untuk meluncurkan serangan balasan besar-besaran terhadap

Editor: Moch Krisna
Istimewa/GOOGLE MAPS
Ilustrasi Selat Hormuz. Iran Tolak Buka Selat Hormuz Hanya untuk Gencatan Senjata Sementara 

Ringkasan Berita:
  • Militer Iran siap meluncurkan serangan besar-besaran terhadap blokade Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
  • Teheran mengancam akan menghentikan seluruh aktivitas kapal dagang dan tanker minyak di Laut Oman hingga Laut Merah.
  • Pihak Iran menegaskan akan menggunakan kekuatan militer terhadap kapal yang melanggar wilayahnya, yang berpotensi meruntuhkan gencatan senjata.

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Militer Iran secara resmi menyatakan kesiapannya untuk meluncurkan serangan balasan besar-besaran terhadap blokade Amerika Serikat di Teluk Persia.

Tidak hanya menyasar Selat Hormuz, Teheran memperingatkan bahwa respons militer mereka akan meluas hingga ke Laut Oman sebagai bentuk perlawanan atas tekanan Washington yang kian mencekik.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan pada Rabu (15/4/2026) melalui siaran televisi pemerintah Iran.

Dalam keterangan itu, Iran menegaskan bahwa langkah AS yang melakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran dianggap sebagai tindakan provokatif yang dapat memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Kepala pusat komando militer Iran, Ali Abdollahi, menyebut bahwa kebijakan blokade AS berpotensi mengganggu stabilitas gencatan senjata yang masih berlangsung.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam apabila jalur ekspor dan impor negara tersebut terus ditekan oleh Amerika Serikat melalui operasi militer di laut.

Menurut Abdollahi, jika kondisi tersebut terus berlanjut, Iran dapat mengambil langkah ekstrem dengan menghentikan seluruh aktivitas perdagangan maritim di kawasan Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah.

Hal ini mencakup pembatasan terhadap kapal dagang dan tanker minyak yang melintas di wilayah tersebut.

“Angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat tidak akan mengizinkan ekspor atau impor apa pun untuk terus berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, atau Laut Merah,” tegas Abdollahi dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Tasnim melansir dari Tribunnews.com.

Ia juga memperingatkan bahwa tindakan AS yang dianggap menciptakan ketidakamanan di jalur pelayaran internasional dapat menjadi pemicu runtuhnya gencatan senjata yang saat ini masih berlaku.

Iran menilai bahwa gangguan terhadap kapal-kapal dagang dan tanker minyak merupakan ancaman langsung terhadap perekonomian nasional mereka.

 

Iran Akan Serang Kapal yang Langgar Wilayah Lautnya

Lebih lanjut, militer Iran menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap kapal-kapal yang dianggap melanggar wilayah atau mendekati zona blokade.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved