Berita Nasional

Menang Lelang Lukisan "Kuda Api" SBY Rp6,5 Miliar, Siapa Sebenarnya Dato Low Tuck Kwong ?

Dato Low Tuck Kwong membangun Bayan Resources, yang menjadi salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia. 

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny

Di luar bisnis, Dato Low Tuck Kwong dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan filantropi, termasuk dukungan terhadap pendidikan dan kegiatan kemanusiaan. 

Lelang lukisan SBY yang dimenangkannya juga disebut akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan. 

Dalam pengumuman lelang, pembawa acara menyebutkan dana Rp 6,5 miliar tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan sosial, khususnya bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera.

Jalannya Lelang

Lukisan SBY yang dilelang memiliki nuansa warna biru. 

Kuda warna gelap tersebut sedang berlari dengan sisa-sisa api di badannya. 

Pengumuman lelang dalam acara Imlek Demokrat 2026 ini dipandu oleh Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Ossy Dermawan. 

Sebagai pemandu lelang atau afslager, Ossy membuka lelang Lukisan Kuat Laksana Kuda Api dengan harga Rp 200 juta. 

Peserta lelang pertama adalah salah satu kader Partai Demokrat Syarief Hasan yang menawar senilai Rp 300 juta. 

Ditawar banyak pengusaha Indonesia 

Kemudian, tawaran dari Hasan dikalahkan oleh pengusaha, Hermanto Tanoko, yang menawar lebih tinggi senilai Rp 500 juta. 

Angka lelang harga lukisan pun kian meningkat seiring banyak tokoh menawar lukisan karya mantan Presiden RI. 

Beberapa di antaranya ada Deddy Corbuzier selaku Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) yang menawar dengan harga Rp1 miliar. 

Selain itu, ada pula pengusaha Indonesia, Dato Low Tuck Kwong hingga Dewi Kam yang dikenal sebagai Ratu Batubara ikut menawar. 

Mereka sempat bersaing menawar beberapa kali dengan angka miliaran rupiah.

Tak mau kalah, Hermanto Tanoko juga terus meningkatkan tawaran harga lukisan. 

Sumber: Kompas
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved