Berita Nasional

Tak Kaget Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Mahfud MD Ingatkan Kasus Teddy Minahasa: Itu Spektakuler

Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mengaku tak heran eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, terjerat kasus dugaan kepemilikan narkoba

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tangkapan layar YouTube Leon Hartono
MAHFUD MD - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mengaku tak heran eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, terjerat kasus dugaan kepemilikan narkoba 

Ringkasan Berita:
  • Mahfud MD menyebutkan bahwa dirinya tidak merasa heran atas keterlibatan oknum aparat dalam jaringan narkoba.
  • Melihat maraknya oknum anggota bahkan pimpinan Polri yang terjerumus dalam tindak pidana narkoba, Mahfud mendesak agar dilakukan langkah-langkah yang lebih tegas.
  • Mahfud mengambil contoh peristiwa  kasus narkotika yang menyeret mantan Kapolda Sumatra Barat (Sumbar), Teddy Minahasa Putra.

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, turut memberikan perhatian pada perkara hukum yang menjerat eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, atas dugaan kepemilikan narkotika.

Mahfud MD menyebutkan bahwa dirinya tidak merasa heran atas keterlibatan oknum aparat dalam jaringan barang terlarang itu.

Menurut Mahfud, fenomena kasus narkoba yang melibatkan personel kepolisian sebenarnya sudah sering terjadi, bahkan menyentuh level perwira menengah hingga tinggi seperti kapolres maupun kapolda.

Hal itu disampaikan Mahfud dalam podcast YouTube “Terus Terang Mahfud MD” bertajuk “Hakim Ditangkap, Polisi Terseret Narkoba, Ada Apa dengan Negara Ini?” yang dikutip pada Rabu (18/2/2026).

“Saya enggak kaget. Sekelas Kapolres kan di mana-mana sering. Baru berpidato nangkepin narkoba, malamnya dia sendiri ditangkap," kata Mahfud.

Baca juga: Rekam Jejak AKBP Catur Erwin Kapolres Bima Pengganti AKBP Didik, Pernah Dicopot Gegara Pakai Narkoba

Mahfud lantas mengambil contoh peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa waktu lalu, yakni kasus narkotika yang menyeret mantan Kapolda Sumatra Barat (Sumbar), Teddy Minahasa Putra.

Kala itu, Teddy ditangkap sesaat setelah ia dipindah tugaskan menjadi Kapolda Jawa Timur. 

“Yang paling spektakuler dulu kan Teddy Minahasa. Dia dianggap polisi baik, berprestasi, gitu lah. Lalu diangkat menjadi kapolda kelas (yang) termasuk yang elite lah. Jawa Timur itu kan luar biasa, hampir sama dengan Jakarta," ungkapnya.

"Hanya sehari sebelum dilantik (Kapolda Jawa Timur) ditangkap karena narkoba. Itu kan spektakuler. Dan pengakuan-pengakuannya dari para saksi dan terbukti secara sah dan meyakinkan, ya memang rusak," sambung dia.

Oleh karena itu, Mahfud menegaskan bahwa kabar seorang Kapolres yang tersangkut masalah serupa bukanlah sesuatu yang mengejutkan baginya.

"Enggak kaget sekelas Kapolres, kan di mana-mana sering baru berpidato nangkepin narkoba malamnya dia sendiri ditangkap," jelas Mahfud.

Melihat maraknya oknum anggota bahkan pimpinan Polri yang terjerumus dalam tindak pidana ini, Mahfud mendesak agar dilakukan langkah-langkah yang lebih tegas.

Ia juga menyinggung rumor yang sering beredar mengenai manipulasi barang bukti narkotika, di mana jumlah yang dimusnahkan diduga tidak sesuai dengan yang disita.

“Dan seperti Teddy Minahasa, kan tepung? Iya kan? Teddy Minahasa saksinya ngaku sendiri bahwa itu diganti. Iya kan? Narkobanya ke mana? Yang lain dimanfaatkan oleh dia secara ilegal. Ini bukti pengadilan, ya," kata dia.

"Yang lain yang disetor atau dibakar di depan publik itu, tepung apa itu namanya dulu, sudah lupa. Iya kan? Banyak yang seperti ini," lanjutnya.

Baca juga: Belum Ditahan, Polri Janji Tak Ada Impunitas ke AKBP Didik Eks Kapolres Bima Kota Terlibat Narkoba

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved