Berita Selebriti

Modus 'Cek Fisik' di Balik Dugaan Pelecehan Santri Pria Oleh SAM Hingga bawa Nama Nabi

Habib Mahdi, beberkan modus diduga digunakan pelaku untuk mendekati para santri, termasuk dengan iming-iming pendidikan agama hingga membawa nama Nabi

Warta Kota via Tribunnews
MODUS PELECEHAN - Habib Mahdi membeberkan modus yang diduga digunakan pelaku untuk mendekati para santri, termasuk dengan iming-iming pendidikan agama hingga membawa nama Nabi Muhammad SAW. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus dugaan tindak pelecehan seksual sesama jenis yang menyeret nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry (SAM) resmi naik ke tahap penyidikan di Bareskrim Polri pada Kamis (23/4/2026).
  • Perwakilan korban mengungkapkan modus terlapor yang diduga menggunakan dalih "cek fisik" dan iming-iming keberangkatan ke Mesir untuk melancarkan aksinya terhadap sejumlah santri, termasuk korban di bawah umur.

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pendakwah asal Mesir, Syekh Ahmad Al Misry alias SAM, terus menjadi sorotan publik setelah kronologi baru dari pihak korban diungkap ke permukaan.

Perwakilan korban, Habib Mahdi, membeberkan modus yang diduga digunakan pelaku untuk mendekati para santri, termasuk dengan iming-iming pendidikan agama hingga membawa nama Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, jumlah korban lebih dari satu dan berasal dari berbagai daerah, bahkan tidak saling mengenal satu sama lain.

Modus yang digunakan SAM, dikatakan Habib Mahdi, turut membawa-bawa nama Nabi Muhammad SAW.

"Saya buka, ada satu video yang singkat ya. Kurang lebih durasinya 9 detik. Itu kalimat bahwa 'Syekh, kenapa demikian'. Lalu si Syekh itu mengatakan, 'enggak apa-apa kok, Nabi Muhammad dengan Sayyidina Ali pun melakukan hal yang seperti itu' gitu," terang Habib Mahdi, dikutip dari YouTube Seleb On Cam News, Kamis (23/4/2026).

KLARIFIKASI- Pendakwah asal Mesir, Syekh Ahmad Al Misry, kini muncul membantah terkait laporan dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap sejumlah santri yang menyeret namanya.
KLARIFIKASI- Pendakwah asal Mesir, Syekh Ahmad Al Misry, kini muncul membantah terkait laporan dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap sejumlah santri yang menyeret namanya. (Instagram/ahmad_almisry2)

Baca juga: Dibongkar Oki Setiana Dewi, Syekh Ahmad Al Misry Bersumpah Bantah Tuduhan Pelecehan Satri

Habib Mahdi kemudian membuka video lain yang ia terima.

"Saya cari video yang berkaitan dengan orang tersebut. Ada muka, ada baju yang sama, saya buka. Saya dengerin dari awal sampai akhir. 'Loh ini apa ini, kok gitu? Kok ho**se****al, kok pelecehan yang ada di luar nalar saya. Laki sama lelaki," ucapnya lagi.

Dikatakan Habib Mahdi, antara satu korban dengan korban lainnya tak saling mengenal.

"Antara korban di video ini dengan di video itu tak saling kenal. Lokasinya juga berbeda. Jadi, dua orang ini tidak saling kenal," imbuhnya.

Ia lantas mengurai modus lain yang digunakan SAM merayu korban.

"Lalu saya tanya, apa kok sampai Anda mau melakukan seperti itu. Pertama kejadiannya di Purbalingga. Si korban berusia 15 tahun. Saat itu Syekh Ahmad sedang berdakwah di sana," tuturnya.

"Kebetulan bertamu di pondok pesantren pamannya si korban ya. Sebagai tamu, minta ditemenin. Setelah ditemenin ngobrol-ngobrol ditawarin, mau enggak saya berangkatin ke Mesir menjadi hafiz Alquran. Nanti kalau ke sana memiliki sanad," jelas Habib Mahdi lagi.

Habib Mahdi menjelaskan, sanad merupakan sesuatu pencapaian yang luar biasa bagi penghafal Alquran.

"Otomatis dia mau, iming-iming agama ya. Setelah mau, 'Oke setelah ngobrol semua, kamu benar mau, yakin? Ya udah saya cek fisik'," tambah Habib Mahdi menirukan ucapan SAM.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved